::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Aku Ingin Sembunyi

Sabtu, 17 Januari 2015 05:02 Puisi

Bagikan

Duhai kesempurnaan,
Hadirmu telah puaskan dahagaku
Hikayat cerita-cerita telah membuatku bertahan,
Kisahmu memberiku semangat baru, Duhai Obat Segala Penyakit.<>

Tanpa sadar, semakin membacanya, diriku semakin menitikan air mata,
Air mata kerinduan yang begitu dalam, 
menyayat hati, namun nikmat tiada tara,
padahal aku ahli neraka, tak layak memandang Wajah Tulusmu.

Sepinya hati terkadang membuatku takut,
Terkadang pula membuat mata berkaca-kaca,
Namun saat Maulidan, saat Sholawatan, saat itulah melebihi ketakutanku sendiri,
Biarpun aku dianggap gila atau berlebihan, tapi kerinduan menjadi penguasa.

Akupun tak layak hadir, berdiri saat Mahallul Qiyam,
Di saat Dambaan Hati ini menemui Para Pecinta,
Akupun ingin berlari, atau berdiri paling belakang atau mungkin sembunyi,
Bukan aku membenci, namun aku tak layak berjumpa Orang Yang Doanya Mustajab ini.

Duhai Kesempurnaan dari Allah,
Sudilah engkau menjadi guruku pribadi, perbaiki akhlakku,
Agar mata ini tidak buta lagi, agar hati dan pikiran selalu dalam jalanmu,
Aku merinduimu, kuatkan aku agar tak di mulut ini. Sholawat dan Salam Hanya untukmu 

Minardi, S.P, tinggal di Klaten Jawa Tengah, email facebook minardi_kusuma@yahoo.com