::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

ACHMAD SHODIQ FIRDAUS

Dzikir Ilalang di Atas Pusara

Ahad, 28 Juni 2015 13:01 Puisi

Bagikan

Dzikir Ilalang di Atas Pusara

Wajahmu wahai kekasih
Adalah cantik laksana rembulan
Sinarnya sejuk menerangi malam
Keinginan untuk menjumpaimu
Tetap ada dalam hatiku
Walau mata, hati dan rasa
Telah redup dalam dosa
Hancur terbakar menjadi abu<>

Kekasih . . .
Berilah aku waktu sesaat
Agar aku bisa bangkit dari tumpukan abu itu
Menjadi bara kecil
Yang menyulut cinta hangusku

Wahai kekasih . . .
Celakalah aku
Bila engkau bersama orang lain
Dan aku kau tinggalkan hanya seorang
Tanpa engkau hiraukan
Seluruh anak adampun pasti akan celaka
Cambuklah aku sampai terluka
Sayatlah kulitku supaya menetes darah
Jangan kau biarkan
Air mataku mengering

Bila engkau tak menyiksaku sesaat saja
Niscaya aku sudah lupa
Siapa diriku ini
Karna aku tak lagi punya biola
Yang dapat aku mainkan

Untuk menari di hadapanmu
Asal engkau masih mau memandangku
Tak mengapa
Aku akan jadi ilalang
Yang berdzikir di atas pusara
Karna bukti cintaku padamu
Adalah nikmat yang tak pernah pudar

Surabaya, 28 juni 2015


Ach Shodiq Firdaus, Pengajar di Pesantren Al Khoziny Buduran Sidoarjo.