::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

MUKTAMAR KE-33 NU

Soal IT Registrasi, Ini Penjelasan Panitia Muktamar NU

Ahad, 02 Agustus 2015 10:04 Nasional

Bagikan

Soal IT Registrasi, Ini Penjelasan Panitia Muktamar NU

Jombang, NU Online
Mengikuti perkembangan teknologi, pada Muktamar Ke-33 NU ini, Panitia menggunakan sistem IT/online untuk proses registrasi. Lewat web muktamar.nu.or.id, panitia menyediakan formulir online dimana calon peserta (PCNU/PWNU), media dan peninjau bisa melakukan pendaftaran online.<>

Media dan peninjau banyak yang mengajukan aplikasi secara online, tapi PC dan PW hanya sedikit yang mengajukan pendafataran secara online. Oleh karenanya, ID Card peserta yang bisa diproses sebelum muktamar jumlahnya tidak terlalu banyak.

“Hal itu berimbas pada riuhnya pendaftaran di ruang registrasi yang bertempat di GOR Jombang. Ribuan peserta antri penuh sesak untuk bisa mendaftarkan diri dan rombongannya,” jelas Ketua Panitia Nasional Muktamar Ke-33 NU, H Imam Aziz lewat rilis yang diterima NU Online, Ahad, (2/8) di Jombang.

Namun karena sesuatu hal, lanjutnya, sistem IT registrasi sempat mengalami down sehingga mengganggu proses registrasi. Beberapa kali sistem mengalami gangguan yang berimbas pada lambatnya tim registrasi dalam memproses pengajuan calon peserta, yang membuat suasana sedikit tidak kondusif.

Imam Aziz menerankan, Problem IT akhirnya bisa ditangani, namun persoalan tak lantas otomatis teratasi. Proses pendaftaran tetap relatif lambat, yang bersumber dari kurangnya jumlah peralatan, yaitu printer dan alat laminating ID Card. 

Pengajuan ID Card di luar peserta, yaitu media dan peninjau di luar dugaan kami. Maka dampaknya antrian sangat lama, berjejalan dan secara psikologis mengganggu muktamirin.

Oleh karenanya, imbuh Imam, mengingat kekurangsiapan yang dilakukan panitia, kami:

1. Meminta maaf atas ketidaknyamanan muktamirin dalam melakukan proses registrasi.
2. Akan tetap melayani pendaftaran hingga tuntas sehingga memastikan seluruh peserta teregistrasi dan mendapatkan ID card. (Red: Fathoni)