::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

LKNU Siapkan Buku Panduan Pencegahan Stunting

Rabu, 09 September 2015 20:02 Nasional

Bagikan

LKNU Siapkan Buku Panduan Pencegahan Stunting

Jakarta, NU Online
Pengurus Pusat Lembaga Kesehatan Nahdlatul Ulama (LKNU) mengadakan pertemuan lanjutan bersama sejumlah pihak yang terlibat dalam penulisan buku pencegahan anak dengan tinggi badan dan perkembangan otak minus (stunting). Mereka tengah mematangkan materi penulisan buku yang rencananya akan diluncurkan pada 12 November 2015.
<>
Penulisan buku ini berawal dari program pencegahan stunting LKNU di kabupaten Brebes dan kabupaten Sikka. Sebagaimana diketahui, rendahnya Indeks Pembangunan Manusia di Brebes menduduki peringkat pertama dari 35 kabupaten di Jawa Tengah.

Pimpinan program penanggulangan stunting LKNU Umi Wahyuni mengatakan, gagasan penulisan buku ini disambut baik oleh Kemenkes untuk dilanjutkan.

“Kita berharap buku ini menjadi referensi dalam skala nasional dalam pencegahan dan penanggulangan stunting,” kata Umi Wahyuni di Jakarta, Rabu (9/9) siang.

Umi berharap LKNU di daerah untuk mengembangkan isu ini di wilayahnya masing-masing. Karena, buku ini menekankan pentingnya peran masyarakat sipil.

Buku lebih dari 100 halaman ini memuat perawatan bayi untuk 1000 hari pertama. “Kita mendorong penggunaan ASI eksklusif untuk 6 bulan pertama, juga makanan pendamping ASI untuk bayi enam bulan hingga dua tahun,” kata Umi.

Penulisan buku ini melibatkan masukan dari sejumlah pihak mulai dari UNICEF, pakar gizi, dan Lembaga Bahtsul Masail PBNU. “Kita memang memperkuat perspektif keislamannya untuk pencegahan dan penanggulangan stunting ini,” tandas Umi Wahyuni.

Sebelum rapat penulisan dimulai, para penulis mendengar paparan Astrid dari UNICEF perihal perlindungan anak baik dari aspek hukum, sosial, maupun kesehatan. (Alhafiz K)