::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Penggunaan Obat Diabet Harus Sesuai Rekomendasi Dokter

Ahad, 08 November 2015 15:02 Daerah

Bagikan

Sidoarjo, NU Online
Merekomendasikan obat diabet jenis tertentu kepada teman, kerabat atau saudara berdasarkan pengalaman diri sendiri tidak disarankan sebelum dikonsultasikan kepada dokter. Karena, dalam memilih jenis obat untuk pasien diabet tidak sama. Bahkan, setiap kondisi pasien diabet pun juga tidak sama. Begitupula dengan insulin. Sebab, ada indikasi tertentu mengapa seseorang harus menggunakan insulin secara terus-menerus.
<>
"Pasien yang menggunakan insulin secara terus menerus misalnya pada keadaan obat minum sudah tidak bermanfaat lagi meskipun sudah kombinasi maksimal, diabetes tipe I di mana pankreas sudah tidak bisa berfungsi dengan baik secara permanen, gangguan organ di mana penggunaan insulin lebih diutamakan dari pada obat minum," kata dokter spesialis penyakit dalam RSI Siti Hajar Sidoarjo, dr Atik Yuniani, Sabtu (7/11).

dr Atik menambahkan, menggunakan insulin untuk jangka waktu tertentu juga bisa direkomendasikan sesuai kondisi pasien, di mana pemakaian insulin akan dihentikan bila target-target yang ditetapkan sudah tercapai, misalnya penderita kencing manis yang hamil. Di mana kadar gula darah tidak terkendali dengan pengaturan diet dan penderita diabet dengan penurunan berat badan yang cepat.

"Pemakaian insulin akan dihentikan jika penderita diabet sebelum dan sesudah operasi pada kondisi terntentu, penderita kencing manis yang mengalami stres berat, misalnya serangan jantung, infeksi berat, stroke, operasi besar, penderita diabet yang mengalami patah tulang,  sedang menjalani terapi tb, alergi atau kontra indikasi terhadap obat minum serta lain-lain kondisi atas saran dari dokter yang merawat," ujar dr Atik.

Pada kondisi-kondisi di atas, insulin lebih diutamakan penggunaannya. Tentu saja atas petunjuk dari dokter yang merawat dan tidak diperbolehkan seorang pasien diabet merekomendasikan obet suntikan insulin kepada orang lain berdasarkan pengalamannya sendiri. Jadi, tidak seluruhnya benar bahwa anggapan pemakaian insulin pada penderita diabet akan menyebabkan ketagihan atau kecanduan. (Moh Kholidun/Alhafiz K)