::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

AKSI TEROR PARIS

PBNU Minta Semua Pihak Tingkatkan Kewaspadaan

Sabtu, 14 November 2015 22:13 Taushiyah

Bagikan

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dunia dan kemanusiaan berduka. Serangkaian serangan bersenjata dan ledakan bom menewaskan lebih 100 nyawa, di enam titik di kota Paris, Perancis, Jum’at malam (13/11/2015). Terkait aksi terror kejam ini, Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) turut menyampaikan duka mendalam dan mengecam keras tindakan tak beradab tersebut.
<>
Sebagai bagian dari elemen masyarakat  beragama, PBNU menegaskan, tidak ada agama yang mengajarkan terorisme. Dengan kata lain, terorisme tidak memiliki landasan agama. Apapun motif serangan bersenjata dan peledakan bom di kota Paris tidaklah dapat dibenarkan. Tindakan menghilangkan nyawa orang lain secara sengaja sama artinya dengan menghancurkan bangunan kemanusiaan itu sendiri.

Terkait hal ini, PBNU meminta kepada pemerintah dan segenap elemen bangsa untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan. Mengenai siapa yang harus bertanggungjawab atas aksi brutal ini, PBNU berharap aparat keamanan Perancis bekerja cepat dengan melakukan penyelidikan mendalam. PBNU dalam hal ini mengimbau masyarakat internasional agar tidak terburu-buru menyampaikan tuduhan kepada pihak-pihak tertentu. Menciptakan suasana kondusif lebih baik bagi proses penyelidikan dari pada mengumbar saling curiga.  

Dalam rangka menjaga suasana kondusif tersbeut, PBNU mengajak seluruh elemen umat beragama untuk meningkatkan komunikasi lintas agama. Kehadiran dan saling sapa antar tokoh-tokoh agama akan menjadi benteng terkuat melawan segala bentuk ancaman adu domba, sekaligus perekat pondasi bagi persatuan dan kesatuan bangsa ini.

Khusus kepada aparat pemangku bidang pertahanan dan keamanan nasional, PBNU menyerukan agar terus meningkatkan kesiap-siagaan menghadapi bahaya laten terorisme, dan apapun bentuk-bentuk gangguan yang berpotensi menodai kedaulatan NKRI.

Demikian, sikap dan pernyataan keprihatinan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama. Semoga menjadi perhatian dan kewaspadaan bagi semua pihak.

Wallahul Muwaffiq ila Aqwamith Thoriq

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuhu


Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA.                H. A. Ir. Helmy Faishal Zaini
Ketua Umum                                          Sekretaris Jenderal