::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pekan Olah Raga dan Seni Santri Diniyah Digelar di Batuceper

Ahad, 22 November 2015 21:07 Nasional

Bagikan

Tangerang, NU Online
Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka perhelatan Pekan Olah Raga dan Seni Antarsantri Diniyah Takmiliyah (Porsadin) ke-2 tingkat nasional, di Ponpes Assiddiqiyah II Batuceper, Kota Tangerang, Provinsi Banten, Jum’at (20/11) petang.
<>
Dalam kesempatan tersebut, Menag menghargai dan mengapresiasi semangat juang, keteguhan dan spirit yang disertai keikhlasan luar biasa seluruh komponen dalam pelaksanaan Porsadin. 

“Dengan semangat juang, keteguhan, kegigihan dan spirit tinggi yang disertai keikhlasan ini, semoga mampu menjadikan Madrasah Diniyah Takmiliyah (MDT) tetap dan terus eksis,” harap Menag seperti dikutip dari laman kemeneg.go.id.

Menag mengingatkan, Madrasah Diniyah Takmiliyah merupakan cikal bakal (embrio) dari pendidikan Islam non formal di negeri ini. MDT mempunyai peran dan andil besar dalam mencerdaskan dan memupuk akhlak mulia bagi Bangsa Indonesia. 

Porsadin  diselenggarakan oleh Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT). Event ini diikuti oleh 960 peserta dan 370 Offisial dari 34 provinsi se-Indonesia. Selain menjadi wahana silaturahim dan menguatkan solidaritas para ustadz MDT, Menag berharap Porsadin dapat menjadi ajang meneguhkan misi penting keberadaan lembaga pendidikan Islam.

“(Porsadin) menjaga dan mengembangkan keseimbangan kesehatan jasmani dan rohani, kecerdasan spiritual dan emosional generasi bangsa;  melatih kejujuran dan sportivitas serta membangun kepercayaan diri santri untuk memasuki era baru ekonomi ASEAN,” kata Menag.

“Juga membangun cinta tanah air dan NKRI, serta menjadi  tempat pencarian bibit-bibit atlet nasional dan internasional yang unggul dan kompetitif,” tambahnya.

Ketua Umum FKDT, Tatang Royani Annasiri menyatakan, selain olah raga, dalam arena Porsadin juga diselenggarakan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan agar Porsadin ini kali lebih bermakna dan lebih bermanfaat.

Sementara itu, sesepuh pesantren Assiddiqiyah, Nur Muhammad Iskandar berharap Porsadin suatu saat bisa menjadi program resmi Kemenag. Hadir dalam kegiatan ini, keluarga besar FKDT, Kanwil Kemenag Banten, Kepala Kankemenag Kabupaten/Kota, serta Walikota dan Wakil Walikota Tangerang. Red: Mukafi Niam