::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pesantren Tremas Gelar Turnamen Bola Voli Tingkat Kabupaten

Senin, 04 Januari 2016 05:01 Pesantren

Bagikan

Pesantren Tremas Gelar Turnamen Bola Voli Tingkat Kabupaten

Pacitan, NU Online
Menyemarakkan Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW dan menyambut peringatan haul ke-18 almagfurlah KH Habib Dimyathi, Pondok Pesantren Tremas, Pacitan, Jawa Timur, menggelar turnamen bola voli tingkat kabupaten pada Sabtu-Ahad (2-3/1) di halaman pesantren tersebut.
<>
Panitia penyelenggara, Nasrowi, menyatakan, turnamen dihelat untuk memperkenalkan pesantren pada masyarakat luas. "Ini sebagai salah satu wujud mengkampanyekan gerakan Ayo Mondok, bahwa image pesantren tidak hanya ngaji saja, tapi ada olahraganya juga, " tuturnya kepada NU Online, Ahad (3/1).

Dikatakannya, melalui turnamen ini masyarakat bisa datang menyaksikan pertandingan bola voli sekaligus bisa mengenal lebih dekat dengan dunia pesantren.

Turnamen yang digelar setahun sekali ini diikuti 52 tim se-Kabupaten Pacitan. Panitia menyediakan hadiah sebesar Rp. 5.250.000 beserta tropi tetap PHBI CUP 2016.

Pada laga final yang digelar pada Ahad sore (3/1), tim Sumber Rejeki Ketepung, Kecamatan Kebonagung menjadi juara setelah menekuk tim Desa Mlati. Pertandingan yang disaksikan ribuan massa ini berlangsung sangat ketat, dengan skor akhir 3-1.

Sumber rejeki berhak menerima hadiah uang pembinaan dan piala tetap PHBI CUP 2016. Penyerahan piala secara simbolis akan dilakukan pada malam pengajian Haflah Maulid Nabi Muhammad SAW Rabu malam (6/1). (Zaenal Faizin/Abdullah Alawi)