::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Buka Perdana Layanan Umrah, PCNU Bojonegoro Berangkatkan 20 Jamaah

Rabu, 06 Januari 2016 09:02 Daerah

Bagikan

Buka Perdana Layanan Umrah, PCNU Bojonegoro Berangkatkan 20 Jamaah

Bojonegoro, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, memberangkatkan 20 jamaah umrah selama 10 hari sejak 2 Januari kemarin melalui program Biro Umrah NU Bojonegoro. Program pelayanan umrah ini diluncurkan pada 11 Desember 2015 dengan menghadirkan pengurus Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU) se-Kabupaten Bojonegoro.
<>
Di Makkah kini jamaah sedang melaksanakan prosesi ibadah umrah dan sudah melewati serangkaian ibadah seperti doa bersama di Hijir Ismail, Ziarah Jabal Tsur, kunjungan ke Jabal Rahmah, dan pengambilan miqat untuk umrah kedua di Ji'ronah.

Rabu ini kegiatan umrah ketiga dimulai dengan mengambil miqat Tan'im, dan Kamis direncanakan ke Madinah untuk melaksanakan ziarah ke makam Rasulullah.

Agus Sholahuddin selaku Direktur Biro Umrah NU Bojonegoro berharap semua jamaah umrah yang mendaftar sejak 7 November 2015 ini selalu dalam kondisi baik sehingga ibadah berjalan dengan lancar. Ia juga mengimbau keluarga jamaah umrah di rumah selalu berdoa dan tidak khawatir.

Embrio program pelayanan Umrah NU Cabang Bojonegoro berawal dari menjamurnya payanan umrah di Bojonegoro yang disinyalir banyak dikelola oleh kelompok non-NU. Ketua PCNU Bojonegoro dr Kholid Ubed pun mengambil sikap mendirikan biro umrah sebagai syiar Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.

Menurut Agus Sholahuddin, banyak kejadian para jamaah pasca umrah menganut pandangan dan amaliah yang menyimpang dari sebelumnya. “Hal ini tidak boleh terjadi pada masyarakat NU Bojonegoro,” imbuh pria menjabat sebagai Pengurus Aswaja NU Center Bojonegoro ini.

Agus mengawal langsung keberangakatan umrah tersebut Sabtu (2/1) kemarin dari kantor PCNU Bojonegoro, pukul 12.00 WIB, lalu perjalanan ke Bandara Juanda selama 3 jam, kemudian pukul 19.00 WIB terbang ke Jeddah transit di Kuala Lumpur. (Red: Mahbib)