::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Waspadai Gafatar dengan Perkuat Pemahaman Islam

Sabtu, 16 Januari 2016 22:04 Daerah

Bagikan

Waspadai Gafatar dengan Perkuat Pemahaman Islam
Probolinggo, NU Online
Fenomena Gafatar (Gerakan Fajar Nusantara) yang belakangan ini kerap dibicarakan mendapatkan perhatian khusus dari Mustasyar PCNU Kabupaten Probolinggo yang saat ini duduk sebagai anggota Komisi VIII DPR RI H Hasan Aminuddin.

Menurutnya, Gafatar akan sangat mengancam kedaulatan bangsa. Sebab yang menjadi sasaran adalah agama. “Padahal fondasi bangsa Indonesia adalah agama,” katanya, Sabtu (16/1).

Hasan mengatakan, hal mendasar untuk mencegah gerakan yang sudah dilarang oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) ini adalah dengan mengamalkan agama Islam yang sebenarnya. “Amalkan Islam yang sebenarnya. Yang tidak aneh-aneh,” jelasnya.

Ajaran agama Islam yang sebenarnya yang dimaksud Hasan adalah ajaran Islam yang jamak diketahui umum selama ini. Misalnya dengan menunaikan shalat, membaca Al-Qur’an serta mengamalkan ibadah lain yang tertera dalam Al-Qur’an.

“Kalau sudah seperti itu, tidak akan ada gerakan yang menyimpang dan gerakan yang dilarang oleh agama dan negara,” terangnya.

Menurut Hasan, hal yang harus dilakukan saat ini yakni dengan menggandeng ulama untuk saling menguatkan Islam di Kabupaten Probolinggo.

“Perkuat pemahaman ajaran agama yang disampaikan ulama. Pola semacam itu akan lebih mempersempit ruang gerak ajaran-ajaran terlarang. Tidak hanya Gafatar, tetapi juga gerakan lain yang menyimpang,” pungkasnya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)