::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Outlet Usaha Mandiri PCNU Probolinggo Diluncurkan

Senin, 18 Januari 2016 22:00 Daerah

Bagikan

Outlet Usaha Mandiri PCNU Probolinggo Diluncurkan
Probolinggo, NU Online
Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Probolinggo resmi memiliki outlet usaha mandiri di Pasar Patalan Kecamatan Wonomerto Kabupaten Probolinggo. Outlet yang dikelola Koperasi Amanah Barokah Sejahtera PCNU Kabupaten Probolinggo ini memuat produk-produk UKM warga NU.

Peresmian outlet usaha mandiri ini dihadiri oleh Ketua PCNU Probolinggo KH Abdul Hadi, Ketua Koperasi Amanah Barokah Sejahtera Bambang Lasmono, Ketua Lembaga Perekonomian NU Probolinggo HM Sidik Widjanarko dan sejumlah pengurus PCNU Probolinggo.

Peresmian outlet PCNU Probolinggo ini ditandai dengan pengguntingan pita oleh Bupati Probolinggo yang dilanjutkan dengan peninjauan produk-produk UKM hasil karya warga NU yang ada di dalam outlet tersebut.

Peresmian ini dibuka secara resmi oleh Bupati Probolinggo Hj. Puput Tantriana Sari, Senin (18/1).

“Semoga keberadaan outlet PCNU Probolinggo ini mampu menampung semua produk UKM yang dihasilkan oleh masyarakat. Setidaknya outlet ini mampu menjadi sarana pemasaran yang efektif dalam rangka pemberdayaan ekonomi masyarakat,” kata Bupati Probolinggo.

KH Abdul Hadi mengharapkan keberadaan outlet usaha mandiri ini mengisyaratkan masyarakat dan warga NU mengetahui kalau NU memunyai outlet yang menjual berbagai produk UKM yang dikelola warganya. “Semoga dengan keberadaan outlet PCNU Kabupaten Probolinggo ini warga NU bisa cinta pada produk sendiri, bukan cinta pada produk impor,” ujarnya.

Kiai Abdul Hadi menambahkan, outlet PCNU Kabupaten Probolinggo ini bisa  membantu mengenalkan dan memasarkan produk warga NU serta merangsang warga NU untuk kreatif dalam membuat produk.

“Yang paling penting lagi mampu menciptakan lapangan kerja guna menghadapi era perdagangan bebas Masyarakat Ekonomi Asean (MEA),” katanya. (Syamsul Akbar/Alhafiz K)