::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Santri 16 Kecamatan di Bandung Barat Segera Bentuk Organisasi

Jumat, 29 Januari 2016 08:00 Daerah

Bagikan

Santri 16 Kecamatan di Bandung Barat Segera Bentuk Organisasi
Foto: Ilustrasi
Indramayu, NU Online
Sebanyak 36 santri yang berasal dari 16 kecamatan di Bandung Barat akan segera membentuk Organisasi Santri se-Bandung Barat. Organisasi yang rencananya fokus pada bidang pendidikan, pesantren, sosial, dan budaya ini diharapkan mampu mengakomodasi dan memecahkan berbagai permasalahan yang ada di kalangan santri.

Menurut ketua tim pembentukan, Rifqi Marzooqi, santri di Bandung Barat adalah aset berharga. Hadirnya organisasi ini untuk mengantisipasi kemungkinan terjadinya kemunduran khususnya di bidang moral dan keagamaan. Sebab, katanya, santri merupakan simbol eksklusif dalam pembangunan karakter, moral, dan keagamaan.

"Perlu adanya tindak lanjut bagi para santri. Sangat sayang bila potensi dan berbagai khazanah yang ada di kalangan santri serta pesantren tidak terangkul," ujarnya, Kamis (28/1), di sela-sela pelatihan Metode Tamyiz di Indramayu, Jawa Barat.

Ia juga mengimbau kepada semua santri Bandung Barat untuk turut bergabung dan aktif dalam organisasi ini kelak. Ke depan perlu ada banyak terobosan dari kalangan santri untuk mampu tampil di masyarakat.

"Kita padatkan dan munculkan ide serta gagasan santri. Saya yakin santri mampu tampil ke muka dan memberikan kemanfaatan untuk semesta," ujarnya.

Rencananya, organisasi santri ini akan dideklarasikan pada 1 Februari 2016 dan akan dilangsungkan oleh perwakilan santri dari tiap kecamatan di Bandung Barat. (Rifkiyal Robani/Mahbib)