::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Keikhlasan Santri dan Kiai untuk NKRI Tak Diragukan

Kamis, 04 Februari 2016 04:01 Daerah

Bagikan

Keikhlasan Santri dan Kiai untuk NKRI Tak Diragukan
Bintan, NU Onlne
Rais Syuriyah PBNU KH Masdar Farid Mas'udi mengatakan, sejarah membuktikan berdirinya Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak terlepas dari pendidikan pesantren.

“Pesantren mempunyai andil besar di negeri ini, maka tidak ada alasan pihak mana pun untuk tidak mendukung. Keteguhan dan keikhlasan santri dan kiai sudah tidak diragukan lagi,” katanya di Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Bintan, Kepulauan Riau, Rabu (3/2).

Menurut dia, karena itulah kalangan pesantren pasti akan mempertahankan mati-matian untuk tegaknya NKRI.

Ia menyinggung tentang radikalisme agama yang harus dihentikan. Hal itu tentu dengan menghadirkan dakwah penuh kasih sayang dan kerendahan hari karena ekspresi beragama yang paling sederhana adalah kerendahan hati.

Seentara pengasuh Pondok Pesantren Mambaus Sholihin Kiai Nukhan mengatakan kegiatan seperti ini akan terus dilaksanakan sebagai benteng umat dari paham radikalisme yang mengarah pada terorisme.

Hadir pada kesempatan itu Mustasyar PCNU Bintan Indra Setiawan, Sekretaris GP Ansor Bintan Ahmad Kholil, tokoh NU lain dan warga NU. (Abdul Majid/Abdullah Alawi)