::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Santri Mbeling dan Hujan

Sabtu, 06 Februari 2016 14:01 Humor

Bagikan

Santri Mbeling dan Hujan
Foto: ilustrasi
Santri-santri di Pondok Pesantren Al-Mathor malas-malasan untuk ngaji dan shalat jamaah karena musim hujan. Akhirnya, Kadir selaku pihak keamanan mengumpulkan santri untuk  diberi nasihat.

“Santri-santri, jangan malas karena musim hujan, hujan itu berkah dan harus disyukuri”.

Astaghfirullahal adzim,” jawab santri-santri dengan lirih.

Santri mbeling, Toni memberanikan diri untuk bertanya, “Kenapa kita harus mensyukuri hujan Kang?”

“Karena hujan itu anugerah dari Allah. Sebab hujan tumbuh-tumbuhan bisa tumbuh, coba bayangkan kalau tidak hujan satu tahun, sungai kering dan pohon-pohon mati,” jelas Kadir. 

“Dan kalau tidak ada air, bisa-bisa tayamum, seperti Kucing cari pasir he he he”.

Santri-santripun serentah menjawab, “ Enggih Kang”

Tiba-tiba Toni yang duduk paling belakang nyeletuk, “Kang maaf, kemarin sore saya lihat sampean keluar dari masjid terus tiba-tiba hujan turun deras, kok langsung nyincing sarung dan lari menuju kamar, apa itu tidak lari dari berkah gusti Allah?”

Kadir pun tidak menjawab hanya berguman dalam hatinya, “ Toni santri mbeling, tapi cerdas juga pertanyaannya”. 

(Ahmad Rosyidi)