::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Gus Mus: Beberapa Persamaan NU dan Muhammadiyah

Ahad, 07 Februari 2016 08:00 Nasional

Bagikan

Gus Mus: Beberapa Persamaan NU dan Muhammadiyah
(Kiri-kanan) Rektor UII Harsoyo, KH A Musthofa Bisri, H Syafiq, dan Moderator berpose bersama selepas Seminar Nasional Sinergi NU Muhammadiyah
Yogyakarta, NU Online
Mustasyar PBNU KH A Mustofa Bisri atau Gus Mus menilai, ada sejumlah persamaan di antara dua ormas Islam terbesar di Tanah Air, yakni Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah. Keduanya mampu berhubungan secara sinergis.

Menurutnya, sinergi NU dan Muhammadiyah terlihat setidaknya dalam beberapa hal, di antaranya tradisi pendalaman ilmu Islam, kecintaan terhadap ibu pertiwi (hubbul wathan), dan kuatnya ruhud da’wah (semangat berdakwah).

Hal itu ia sampaikan dalam seminar nasional Sinergi NU dan Muhammadiyah yang digelar Fakultas Ilmu Agama Islam Universitas Islam Indonesia (UII) di Auditorium Kahar Muzakkir, kampus setempat, Yogyakarta, Sabtu (6/2).

“NKRI ini tidak lepas dari sejarah NU dan Muhammadiyah, sama seperti kampus UII ini di mana tokoh-tokoh dari NU dan Muhammadiyah diabadikan menjadi nama gedung fakultas di kampus ini, dilatarbelakangi sejarah dari kedua organisasi ini,” ujar Gus Mus.

Kedua ormas itu juga memiliki titik temu pada kedua pendirinya, yakni KH Hasyim Asy’ari (pendiri Nahdlatul Ulama) dan KH Ahmad Dahlan (pendiri Muhammadiyah) yang belajar pada guru yang sama.

Seminar yang mengangkat tema “Membangun Peradaban Rahmatan lil ‘Alamin” tersebut dihadiri civitas akademik UII, beberapa pengurus lembaga NU dan Muhammadiyah di wilayah DI Yogyakarta dan sekitarnya, serta masyarakat secara umum. Turut menjadi pemateri Ketua Pimpinan Pusat Muhammadiyah H Syafiq A Mughni. (Widiaturrahmi/Mahbib)