Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Hj Fatimah, ibunda Ketua PBNU H Imam Aziz, wafat Jumat (24/2) pukul 17.15 WIB di Pati, Jawa Tengah ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

IPNU-IPPNU Tarub Adakan Seminar Penanggulangan Kenakalan Remaja

Rabu, 10 Februari 2016 17:30 Daerah

Bagikan

IPNU-IPPNU Tarub Adakan Seminar Penanggulangan Kenakalan Remaja
Tegal, NU Online
Terkait dengan konferensi Anak Cabang, IPNU ke XVII dan IPPNU ke XVI Kecamatan Tarub Tegal, para kader muda NU ini mengadakan beberapa kegiatan, di antaranya kemah bhakti, seminar dan karnaval budaya. Kemah bhakti sudah dilaksanakan pada tanggal 1-3 Januari di Bumi Perkemahan Lebaksiu Kidul, Kecamatan Lebaksiu Tegal yang diikuti oleh 60 peserta.

Kegiatan kedua berupa seminar Penanggulangan Kenakalan Remaja dilaksanakan pada Hari Senin, 8 Februari 2016 di Balai Desa Bulakwaru Kec. Tarub Kab. Tegal dengan tema “Kenakalan Remaja, Salah Siapa?”

Seminar ini diisi oleh 3 narasumber yaitu pihak Dinas Sosial Kab. Tegal, Kapolsek Tarub, dan Tokoh Agama dari Ketua PAC GP Ansor Tarub (Ustadz Abdul Ghofir).

Terdapat 170 peserta yang mengikuti kegiatan ini. “Alhamdulilllah kegiatan ini berjalan dengan lancar dan diikuti oleh 170 peserta dan bukan hanya dihadiri oleh kader-kader Kecamatan Tarub, tapi dari Kecamatan tetangga juga hadir bahkan mereka yang tidak ikut IPNU-IPPNU pun tertarik mengikuti kegiatan ini,” kata Ganang Fatkhu Rokhim, selaku ketua panitia.

Ketua IPNU Anak Cabang Tarub Moh. Ali Sukron dalam kesempatan tersebut menyampaikan “Kegiatan ini sengaja mengambil tema “Kenakalan Remaja, Salah Siapa?” Itu bukan kita mencari, menjustifikasi atau bahkan mengkambinghitamkan salah satu pihak, tapi di sini sebagai ajang analisa diri (muhasabah) karena semua orang/remaja memiliki potensi untuk nakal, dan diharapkan ketika sudah membaca diri sendiri mulai ada aksi nyata untuk melakukan aksi sosial, yang dimotori oleh anda sekalian (kader-kader IPNU-IPPNU),” katanya.

Camat Tarub, Munawar menyambut baik kegiatan seperti ini. Ia mengharapkan kader IPNU-IPPNU menjadi duta pemerintahan bahkan agen perubahan demi tercapainya generasi emas yang memiliki moral dan akhlak yang baik.

“Saya sangat bangga, melihat kader-kader IPNU-IPPNU Kec. Tarub yang luar biasa dalam membantu mengawal para pemuda-pemudi di Kec Tarub,” tandasnya.

Di sesi terakhir Ketua IPPNU Kec. Tarub Hesty Ayu selaku melakukan pembagian kelompok kerja sebagai aksi nyata menjadi duta antikenakalan remaja.

“Kami membagi di setiap desa dan di setiap sekolahan itu ada koordinatornya. Untuk desa yang belum memiliki kepengurusan, dipegang oleh desa tetangga yang ada IPNU-IPPNUnya, mereka diberi nomor pihak terkait, dari Camat Tarub, Kapolsek, Danramil, Dinsos dan pihak terkait lainnya”. Red: Mukafi Niam