Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Hj Fatimah, ibunda Ketua PBNU H Imam Aziz, wafat Jumat (24/2) pukul 17.15 WIB di Pati, Jawa Tengah ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Bentengi Warga NU, MWCNU Gending Makmurkan Masjid

Kamis, 11 Februari 2016 11:00 Daerah

Bagikan

Bentengi Warga NU, MWCNU Gending Makmurkan Masjid
Probolinggo, NU Online
Dalam rangka membentengi masjid sebagai salah satu aset NU agar tidak diisi dengan kegiatan di luar aqidah Ahlussunnah wal Jamaah (Aswaja), Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Kecamatan Gending, Kabupaten Probolinggo, Jawa Timur menggelar silaturahim dengan semua pengurus di semua tingkatan dalam tajuk memakmurkan masjid, Rabu (10/2).

Kegiatan yang dipusatkan di Masjid Nurul Iman Desa Curahsawo Kecamatan Gending ini dimotori oleh LTMNU, LBMNU dan LDNU Kecamatan Gending. Tidak kurang dari 150 jamaah hadir dalam kegiatan tersebut. Terdiri dari semua pengurus Ranting NU, pengurus takmir masjid, tokoh agama dan tokoh masyarakat se-Kecamatan Gending.

Hadir pula Wakil Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Idrus Ali, Ketua PC LTMNU Kota Kraksaan H Didik Abdul Rahim, Wakil Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Gending KH Muhdlori Kholis, Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Gending Misnaji beserta segenap pengurus lembaga dan badan otonom NU se-Kecamatan Gending.

Ketua Tanfidziyah MWCNU Kecamatan Gending Misnaji mengatakan bahwa pengurus MWCNU Gending  mesti benar-benar bisa bermanfaat dan bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya warga Nahdliyin.

Dalam kegiatan ini kami ingin bersama-sama takmir masjid ada interaksi, komunikasi, fasilitasi dan bekerja sama dalam rangka memakmurkan masjid,” katanya.

Menurut Misnaji kegiatan ini diharapkan mampu membangun komunikasi yang lebih baik dengan tekmir masjid guna menjaga masjid NU agar tidak dimanfaatkan dan diisi oleh aliran-aliran diluar NU.

“Kami berharap agar masyarakat tetap berpegang teguh pada tali Allah SWT untuk menghindari perpecahan yang akan mengarah pada kehancuran Islam,” jelasnya.

Wakil Rais Syuriyah MWCNU Kecamatan Gending KH Muhdlori Kholis menyampaikan bahwa program MWCNU ini dilaksanakan dalam rangka berusaha memberikan penguatan aqidah Alussunnah wal Jamaah annahdliyah kepada warga NU melalui pusat-pusat kegiatan  Islam, salah satunya masjid yang sekarang ini sering dilirik oleh aliran-aliran dari luar NU.

“Saya meminta agar Nahdliyin tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang akan menyebabkan perpecahan. Kalau ada hal yang berakibat pada hal-hal yang tidak diinginkan tidak boleh anarkis. Segera lapor ke MWCNU untuk disampaikan ke aparat yang berwajib,” katanya.

Sementara Wakil Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Idrus Ali banyak menyampaikan tentang latar belakang NU itu jelas dan ada AD/ARTnya. “NU ini adalah organisasi yang benar-benar rahmatal lil ‘alamien dan lambang kedamaian,” ungkapnya.

Sedangkan Camat Gending Muhamad Ridwan berharap agar dalam setiap perbedaan untuk selalu tetap menjaga kerukunan  dan saling menghargai. “Yang jelas kami selalu siap membantu dan memfasilitasi semua program-program NU yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh warga,” ujarnya.

Sementara Wakil Rais Syuriyah PCNU Kota Kraksaan KH Idrus Ali banyak menyampaikan tentang latar belakang NU itu jelas dan ada AD/ARTnya. “NU ini adalah organisasi yang benar-benar rahmatal lil ‘alamien dan lambang kedamaian,” ungkapnya. (Syamsul Akbar/Mahbib)