::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Wakil Rais Aam: Kejayaan Islam Dimulai dari Masjid

Jumat, 26 Februari 2016 22:50 Nasional

Bagikan

Wakil Rais Aam: Kejayaan Islam Dimulai dari Masjid

Purwakarta, NU Online

Wakil Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar secara resmi membuka kegiatan Pelatihan Kader Muharrik Masjid dan Dakwah se-wilayah 4 Jawa Barat di Pondok Pesantren Al Muhajirin Purwakarta, Jum'at (26/2).

Dalam pengarahannya, mantan Rais Syuriah PWNU Jatim ini menekankan bahwa masjid tidak sekedar tempat untuk melaksanakan shalat saja, lebih dari itu masjid juga mestinya digunakan sebagai pusat pergerakan dakwah Islam.

"Kejayaan Islam itu dimulai dari masjid!" tegas Kiai Miftah di hadapan puluhan peserta.

Ia mengungkapkan, sejarah mencatat bagaimana perang Khandaq terjadi, dimana Rasulullah merawat para sahabat yang terluka di dalam masjid.

"Sayangnya sekarang tidak sedikit masjid yang pada dikunci, jangankan untuk dijadikan sebagai pusat pergerakan, untuk shalat atau i'tikaf saja orang akan kesulitan melaksanakannya di masjid itu," tandasnya.

Kiai Miftah mendorong kepada peserta kegiatan agar bergerak dan menggerakan masjid sebagai markas atau pusat kegiatan untuk melayani umat di berbagai bidang seperti pendidikan, kesehatan, ekonomi dan sebagainya.

"Bergerak itu melahirkan barokah apalagi menggerakan, karena di dalam masjid ada shalat, shalat melahirkan jujur, amanah dan disiplin karena memanfaatkan waktu dengan baik," ungkapnya.

Pelatihan Kader Penggerak NU ini diikuti 70 peserta dari Kabupaten Purwakarta, Subang, Karawang dan Bekasi. Pelatihan ini terselenggara atas kerjasama Lembaga Ta'mir Masjid (LTM) dan Lembaga Dakwah NU (LDNU), dan akan berlangsung selama tiga hari, Jumat-Ahad (26-28/2). (Aiz Luthfi/Zunus)