::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Warga dan Aktivis PMII Kentingan Shalawat Bersama

Sabtu, 27 Februari 2016 15:04 Daerah

Bagikan

Warga dan Aktivis PMII Kentingan Shalawat Bersama
Solo, NU Online
Komunitas Kentingan Bershalawat bersama PMII Kentingan bekerja sama dengan Takmir Masjid Nurul Huda menyelenggarakan kegiatan pembacaan shalawat di selasar utara Masjid Nurul Huda, UNS Solo, Kamis (25/2).

Acara yang berlangsung mulai dari jam 20:00 WIB itu merupakan kegiatan rutinan dari Komunitas Kentingan Bershalawat yang dilaksanakan satu kali dalam satu bulan di Masjid Kampus UNS.

Pada kegiatan ini panitia pelaksana menghadirkan tim hadrah Kentingan Bershalawat sebagai pengiring pembacaan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Hadir juga salah satu ulama dari Pasar Kliwon sebagai pengisi materi pada acara Habib Muhammad bin Husein Alhabsyi.

Cucu Habib Anis Al-Habsyi ini menjelaskan tentang keutamaan cinta terhadap Nabi dan hakikat tugas manusia terutama pemuda di muka bumi ini. Ia menjelaskan bahwa cinta nabi merupakan salah satu tanda dalam kesempurnaan iman.

“Kita diciptakan oleh Allah SWT di muka bumi ini untuk menjadi khalifah atau pemimpin, sudah seharusnya bagi kita apalagi sebagai pemuda harus mengetahui dan mempelajari apa saja yang menjadi tugas kita, yakni masing-masing adalah memakmurkan bumi, mengurus manusia dan membentuk manusia yang berakhlakul karimah,” terang Habib Muhammad.

Di kesempatan terakhir ia mengajak seluruh jamaah yang hadir dalam kegiatan tersebut untuk selalu menjaga akidah yang telah diyakini bersama.

“Ahlussunnah wal Jamaah yang menjadi jalan kita untuk mendapatkan pemahaman agama yang baik dan benar mari untuk selalu dipertahankan. Hal tersebut dapat dilakukan dengan beberapa cara, antara lain jangan menimbulkan singgungan, gesekan dan perpecahan antarsesama,” pungkas dia.

Sementara itu Ketua PMII Kentingan Tsaniananda menerangkan, kegiatan rutinan malam Jumat ini akan terus dilakukan sebagai salah satu wadah bagi mahasiswa yang berlandaskan Ahlussunnaah wal Jama’ah dalam menambah wawasan dan pengetahuan mengenai agama.

“Bagi teman-teman semua, kegiatan rutinan yang dilaksanakan di dalam kampus UNS jadwalnya satu kali dalam sebulan. Semisal ada teman-teman yang berminat PMII Kentingan juga mempunyai kegiatan rutinan kajian di luar itu antara lain yaitu rutinan malam Jumat di Masjid Nurul Amal, Jebres dan rutinan kajian di Yayasan Omah Ngaji, Mojosongo”, kata mahasiswi program studi Sastra Arab UNS ini. (Ajie Najmuddin/Alhafiz K)