::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

PBNU Sosialisasi Hasil Muktamar ke NU DKI

Ahad, 28 Februari 2016 16:04 Nasional

Bagikan

PBNU Sosialisasi Hasil Muktamar ke NU DKI
Jakarta, NU Online
Pengurus Besar NahdlatulqUlama (PBNU) menggelar sosialisasi hasil muktamar ke-33 NU kepada pengurus NU di wilayah DKI Jakarta dari berbagai tingkatan, Ahad (28/2, di aula kantor PWNU DKI Jakarta, Jalan Talang, Menteng, Jakarta Pusat.

Peserta terdiri dari utusan Pengurus Wilayah NU (PWNU), Majelis Wakil Cabang NU (MWCNU), Pengurus Cabang NU (PCNU) se-DKI Jakarta. Kegiatan dirangkai dengan bahtsul masail menjelang.Konferensi Wilayah (Konferwil) PWNU DKI Jakarta.

Sosialisasi dipandu Ketua PBNU H M Imam Aziz yang juga ketua panitia Muktamar Ke-33 NU di Jombang, Jawa Timur, Agustus 2015. Di hadapan forum, ia menjelaskan berbagai perubahan redaksi pasal dan ayat dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga NU hasil kesepakatn muktamar paling mutakhir.

Imam antara lain memaparkan perihal adanya Badan Khusus. Unit kerja baru ini merupakan perangkat PBNU yang memiliki struktur secara nasional. Badan Khusus berfungsi dalam pengelolaan, penyelenggaraan, dan pengembangan kebijakan NU yang berkaitan dengan bidang tertentu.

"Badan Khusus ada tiga, yaitu pendidikan, ekonomi, dan kesehatan. Badan Khusus mengordinasi langsung unit-unit kegiatan di daerah, seperti rumah sakit, perguruan tinggi, dan lain-lain," ujarnya.

Hal lain yang disosialisasikan dalam forum tersebut adalah hadirnya dua badan otonom.baru, yakni Ikatan Seni Hadrah Republik Indonesia (Ishari) dan Serikat Nelayan Nahdlatul Ulama; penghapusan lajnah menjadi lembaga, serta mekanisme rekrutmen pemimpin baru berikut syarat-syaratnya.

Ketua PWNU DKI Jakarta Tubagus Robi Budiansyah yang hadir dalam kesempatan itu menyambut positif kegiatan pagi hingga siang ini. Ia mendorong seluruh pengurus NU untuk senantiasa menjaga wibawa PBNU yang ia nilai telah berhasil menjaga hubungan dengan berbagai pihak. (Mahbib)