::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Khofifah Ingatkan Orang Tua Waspadai Pergaulan Anak

Senin, 29 Februari 2016 20:34 Nasional

Bagikan

Khofifah Ingatkan Orang Tua Waspadai Pergaulan Anak
Sidoarjo, NU Online
Menteri Sosial Republik Indonesia Khofifah Indar Parawansa meminta para orang tua untuk mewaspadai pergaulan anak agar tidak terjerumus dalam pergaulan bebas dan terlibat narkoba.

"Kami meminta kepada orang tua untuk senantiasa waspada terhadap pergaulan anak-anaknya, karena belum lama ini di daerah Waru, Sidoarjo, saya sempat bertemu dengan anak usia 14 tahun yang sudah hamil tujuh bulan akibat pergaulan bebas," katanya di hadapan ratusan jamaah Al-Khidmah di Alun-Alun Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, Ahad.

Ia mengemukakan, di Sidoarjo sendiri juga ada Pondok Pesantren Milenium yang penghuni pondoknya adalah anak-anak yang kelahiran dan kehamilannya tidak diinginkan.

"Bahkan, saat lahir banyak di antara anak-anak yang terlahir sebagai penyandang disabilitas karena sejak dalam kandungan anak-anak itu sudah berupaya akan digugurkan," katanya.

Ia mengemukakan, tidak hanya di Sidoarjo, di Pasuruan, Jawa Timur, juga ada Pondok Pesantren Metal, di Mojokerto juga ada, bahkan ada pula di Surabaya.

"Ini artinya, permasalahan seperti ini harus terus diperhatikann karena menjadi pekerjaan rumah bersama, supaya tidak terjadi lagi di kemudian hari," katanya.

Dalam kegiatan tersebut dirinya juga menyebutkan kalau pada tahun 2016 ini pemerintah akan memberikan sebanyak 2,5 juta kartu program keluarga harapan (PKH).

"Dana tersebut akan dicairkan empat kali dalam setahun untuk membantu kesejahteraan warga masyarakat yang ada saat ini. Kartu tersebut dicairkan tidak tergantung pada fluktuasi harga bahan bakar minyak," katanya.

Oleh karena itu, dirinya berpesan kepada para jamaah jika melihat ada tetangganya yang kurang mampu supaya segera melaporkan kepada pemerintah setempat untuk mendapatkan bantuan tersebut.

"Kami meminta kepada para jamaah yang hadir untuk turut serta membantu memberitahukan kepada pemerintah setempat kalau ada warganya yang kurang mampu," katanya.

Hadir dalam kegiatan tersebut, Wakil Gubernur Jawa Timur Saifulah Yusuf, Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifudin, dan sejumlah anggota Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Kabupaten Sidoarjo. (Antara/Mukafi Niam)