Innalillahi wa inna ilaihi rajiun, Hj Fatimah, ibunda Ketua PBNU H Imam Aziz, wafat Jumat (24/2) pukul 17.15 WIB di Pati, Jawa Tengah ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Suluk Kiai Cebolek, Buku Islami Terbaik 2016

Senin, 29 Februari 2016 13:00 Nasional

Bagikan

Suluk Kiai Cebolek, Buku Islami Terbaik 2016

Jakarta, NU Online

Menulis adalah sebuah kegiatan yang membutuhkan ketekunan tersendiri. Di dalamnya ada proses berpikir kreatif, reflektif bahkan berfilsafat. Dalam menulis dibutuhkan kejelian penulis agar bisa masuk pada pemahaman pembaca. Terlebih lagi dalam menulis sebuah buku, jelas tak boleh asal. Ada aturan-aturan yang harus diperhatikan. Demikian dikatakan Nasharudin Umar, Ketua Dewan Juri Islamic Book Fair Award 2016, di Istora Senayan Jakarta, Sabtu (27/2).


“Buku-buku yang papper clipping, kumpulan-kumpulan artikel itu tidak bisa disebut sebagai sebuah buku. Termasuk materi ceramah yang ditranskip menjadi buku juga tidak bisa dinilai sebagai sebuah buku,” jelasnya.


Sebuah buku, katanya sangat memerlukan perencanaan, pendalaman-pendalaman, referensi, dan memang ditulis sesuai apa yang telah disusun sesuai topik yang telah dikonsep.


Dalam melaksanakan tugas sebagai ketua dewan juri IBF Award, alumni UIN Syarif Hidayatulah Jakarta ini menentukan beberapa kriteria, di antaranya; buku tersebut harus memiliki misi dan visi keislaman sebesar 30 persen, unsur distingtif (tidak sama dengan yang lain/unik) 30 persen, termasuk juga terjemahan dan perwajahan.


Anggota dewan juri IBF Award 2016 terdiri dari Adian Husaini, (Dosen PascaSarjana Universitas Ibnu Khaldun Bogor), Ahmad Lutfi Fathullah, (Direktur Pusat Kajian Hadits), Ahmadun Yosi Herfanda, (Ketua Komite Sastra – Dewan Sastra Indonesia). Selain itu, Nina Armando, (Ketua Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial  dan Ilmu Politik Universitas Indonesia), dan  Farid Sagir (Institut Teknologi Bandung).


Setelah melalui penjurian cukup ketat, buku Suluk Kiai Cebolek dalam Konflik Keberagamaan dan Kearifan Lokal dinobatkan sebagai Buku Islami Terbaik IBF Award 2016 kategori Non Fiksi Dewasa.


Buku terbitan Prenada Jakarta tersebut ditulis oleh Ubaidillah Achmad dan Yuliatun Tajuddin. Buku ini menyingkirkan lima nominator untuk kategori Non Fiksi Dewasa yang telah diseleksi dewan juri.


Buku Suluk Kiai Cebolek mengupas tentang Kiai Mutamakkin Kajen Pati beserta semua ajaran dan kontroversinya. Seperti dituturkan Gus Ubaid, sapaan akrab Ubaidillah Achmad, penulisan buku itu berangkat dari hasil penelitian yang dilakukan oleh Yuliatun Tajuddin, yang tak lain adalah istri Gus Ubaid, kemudian dikembangkan dan direfleksikan sesuai dengan pengalaman pribadi.


“Meski begitu, hampir semua isi buku itu adalah gagasan saya, istri hanya (menulis) di bab ziarah,” tutur dosen Filsafat Islam, FITK, UIN Walisongo ini.


Berikut daftar buku Islami Terbaik Islamic Book Award


TahunJudul BukuPenulisPenerbit
2016Suluk Kiai Cebolek dalam Konflik Keberagamaan dan Kearifan Lokal
Ubaidillah Achmad dan Yuliatun Tajuddin
Prenada Media
2015Muslim Bali
Dhurorin Masha
Pustaka Al Kautsar
2014Atlas Walisongo
Agus Sunyoto
Pustaka Iman
2013Ulama dan Kekuasaan
Jajat Burhanuddin
Noura Books
2012Pesan-pesan Islam
Hadji Agus Salim
Mizan
2011Islam dalam Bingkai Keindonesiaan dan Kemanusiaan
Ahmad Syafii Maarif
Mizan
2010Api Sejarah
Ahmad Mansur Suryanegara
Salamadani
2009Muhammad SAW: The Super Leader Super Manager
Muhammad Syafii Antonio
Tazkia Multimedia & Pro LM Center
2008Muslim Demokrat
Saiful Mujani
Gramedia Pustaka Utama
2007Tren Pluralisme Agama
Anis Malik Thoha
Perspektif
2006Wajah Peradaban Barat
Adian Husaini
Gema Insani
2005

Rahasia Sukses Membangun Kecerdasan

Emosi dan Spiritual ESQ berdasarkan

6 Rukun Iman dan 5 Rukun Islam

Ary Ginanjar Agustian
Arga Publishing

(Muafa Elba/Zunus)