::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Genjot Kaderisasi, GP Ansor Rembang Optimalkan Pelatihan

Selasa, 01 Maret 2016 00:03 Daerah

Bagikan

Genjot Kaderisasi, GP Ansor Rembang Optimalkan Pelatihan
Rembang, NU Online
Pimpinan Cabang GP Ansor Kabupaten Rembang akan menekankan proses kaderisasi mulai dari tingkat anak cabang dan ranting. Hal ini dilakukan sebagai upaya terciptanya kader yang loyal dalam organisasi dan dapat berkarya di masyarakat.

Selaku Wakil Ketua I Bidang Kaderisasi Ahmad Najih mengatakan, saat ini Ansor akan lebih condong kepada kaderisasi karena memang kita butuh eksistensi dan pendekatan di masyarakat. Sudah saatnya generasi muda Ansor siap tampil dan berkarya.

Pihaknya mengatakan, program Ansor bukan hanya kaderisasi, tetapi juga banyak program unggulan yang lainnya. Di antaranya kewirausahaan, kaderisasi dan upaya penataan kelembagaan-kelembagaan yang ada.

"Lembaga-lembaga di Ansor ini harus dapat didistribusikan dengan baik, dalam arti setiap lembaga harus hidup dan mampu menghidupi lembaga masing-masing. Kami tidak ingin Ansor hanya minta, tetapi juga harus berkarya," jelasnya saat ditemui Kontributor NU Online di sela-sela Konferancab Kecamatan Kragan, di Kantor MWCNU setempat, Ahad (28/2).

GP Ansor Rembang saat ini telah berupaya melakukan kegiatan-kegiatan kaderisasi, mulai dari Pelatihan Kader Dasar (PKD), Konferensi Anak Cabang (Konferancab) dan juga diklat-diklat yang lain. "Saat ini kita mewajibkan kepada pengurus anak cabang yang memang masa kepengurusannya telah berakhir, maka akan kita dorong untuk pergantian organisasi," tegasnya.

Lebih lanjut Najih menjelaskan, GP Ansor Rembang memunyai kebijakan bahwa PAC GP Ansor harus melakukan minimal dua kali kaderisasi dalam setahun, antara lain kaderisasi PKD dan Banser. Sementara ini pihaknya telah memfasilitasi terlaksananya konferancab di dua kecamatan, yaitu Sumber dan Kragan.

Beberapa pimpinan anak cabang telah melaksanakan PKD, di antaranya Kecamatan Sumber, Sulang dan Pamotan. Pihaknya juga berencana akan menyelenggarakan kegiatan yang sama di Kecamatan Gunem pada bulan depan.

GP Ansor Rembang juga menerapkan sistem pengaderan yang rapi seperti mewajibkan para calon anggota Ansor di tingkat anak cabang untuk mengikuti PKD dan membentuk ranting minimal 50 persen plus satu sebelum mendirikan PAC. "Ini sebagai bukti, bahwa mereka benar-benar loyal dan semangat terhadap organisasi Ansor ini," tutupnya. (Aan Ainun Najib/Alhafiz K)