Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Lawan Maksiat Lewat Pembumian Shalawat

Selasa, 01 Maret 2016 14:00 Daerah

Bagikan

Lawan Maksiat Lewat Pembumian Shalawat
Pamekasan, NU Online
Di hadapan ribuan umat, Pengasuh Pesantren Al-Abror KH A Syatibi Suyuthi, menekankan pentingnya pembumian shalawat di tengah-tengah masyarakat. Itu guna mengimbangi banyaknya aksi kemaksiatan yang sudah sangat merajalela. Serta, demi terjaganya paham Aswaja dari penggerogotan paham-paham keagamaan yang intoleransi.

Penegasan tersebut disampaikan Kiai Syatibi kala menjadi penceramah dalam acara ‘Al-Abror Bersholawat’ di halaman Pesantren Al-Abror, Desa Blumbungan, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan, Jawa Timur, Sabtu (27/2) lalu. Acara yang diprakarsai Pesantren Al-Abror ini bekerja sama dengan Majlis Maulid Wat Ta'lim Riyadlul Jannah Koorwil Madura

Acara tersebut dibanjiri ribuan hadirin muslimin/muslimat dari seluruh pelosok Kabupaten Pamekasan. Bahkan, dari luar kota di wilayah Madura, turut hadir dalam acara tersebut. Tak kurang dari 3500 hadirin dari berbagai kalangan khusyuk bersholawat dan penuh khidmat. Para ulama dan pejabat pemerintahan turut menyesaki halaman Pesantren Al-Abror.

Menurut Kiai Syatibi, hadirnya majelis-majelis shalawat merupakan sebuah berkah demi mengimbangi berbagai aksi kemaksiatan yang sudah sangat merajalela di negeri. Tujuan lainnya, majelis shalawat dapat melestarikan budaya serta nilai-nilai ajaran Aswaja.

"Sehingga umat Islam tidak mudah terjebak pada pemahaman ektremisme dan liberalisme yang sudah banyak memakan korban," tegas kiai lajang tersebut.

Selain itu, Kyai Syatibi juga mengajak seluruh hadirin untuk mendoakan bangsa Indonesia agar senantiasa aman, makmur, serta menjadi negeri yang selalu diridlai Allah SWT.

Acara ini diparipurnai dengan pembacaan doa oleh pimpinan Majlis Maulid wat Ta'lim Riyadlul Jannah Koorwil Madura KH. Syafiq Rodli sembari mendoakan seluruh umat Islam yang sedang tertimpa bencana.

Ketua panitia pelaksana "Al-Abror Bersholawat" Ust. Muhammad Fahruddin, merasa bersyukur dan berterima kasih atas dukungan dan antusiasme semua pihak yang turut serta menyukseskan acara tersebut.

"Saya sangat bersyukur dan tidak menduga hadirin bisa membeludak seperti ini, hingga membuat lapangan pesantren kami yang hanya berkapasitas 3000 orang tidak muat. Kami sangat berterima kasih kepada semua pihak dan lapisan masyarakat yang telah memberikan dukungan dan antusiasmenya demi sukses dan lancarnya acara ini," tandas Fahruddin yang juga Pengurus Pesantren Al-Abror Itu. (Hairul Anam/Fathoni)