::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Banjir Surut, Relawan Muda NU Bersih-bersih Tempat Ibadah Muslim dan Nonmuslim

Selasa, 01 Maret 2016 23:05 Daerah

Bagikan

Banjir Surut, Relawan Muda NU Bersih-bersih Tempat Ibadah Muslim dan Nonmuslim
Sampang, NU Online
Relawan muda NU yang sejak kemarin, Senin (29/2) mencanangkan Gerakan Bersih-Bersih Tempat Ibadah. Aksi ini dilakukan menyusul banjir yang mulai surut di beberapa wilayah di Kota Sampang. Tampak para warga terdampak banjir mulai berbenah. Hal ini terlihat saat warga mulai membersihkan rumahnya dari kotoran sampah, endapan lumpur dan pasir yang dibawa oleh air banjir.

Aksi yang diinisiasi oleh PMII Sampang dan Lembaga Kajian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Nahdlatul Ulama (Lakpesdam NU) Sampang inidengan  melibatkan lebih 30 kader dari dua lembaga tersebut. Mereka membersihkan dan membenahi tempat-tempat ibadah umum yang terendam saat banjir.

"Aksi bersih-bersih tempat ibadah ini tidak hanya untuk tempat ibadah muslim seperti masjid, mushalla, dan langgar namun juga menyisir tempat ibadah nonmuslim," ujar Koordinator Aksi Lukman Hakim saat ditemui di posko.

Lukman menuturkan, dalam menjalankan aksi-aksi bersih ini relawan akan dibagi dalam 4 kelompok. Masing-masing kelompok terdiri atas 7-8 orang yang telah dibekali dengan peralatan pembersih lantai seperti swiper, alat pel, sapu, kain lap, sikat lantai dan cairan pembersih. Selain itu, dalam satu kelompok juga akan membawa 50 paket bantuan yang berisi nasi bungkus, mie instan, air kemasan, dan obat-obatan yang akan diberikan pada warga di sekitar tempat ibadah.

"Tugas relawan selain membersihkan lantai juga memenuhi kebutuhan korban dalam satu kali jalan. Jadi kami bantu orangnya, kami bersihkan tempat ibadahnya," tegas aktivis PMII Sampang ini.

Sebagaimana diketahui sejak banjir melanda Kota Sampang Sabtu kemarin (27/2), relawan yang tergabung dalam Posko Tanggap Banjir Kader Muda NU yang bertempat di Jalan Rajawali Nomor 10 Sampang ini telah banyak mendistribusikan bantuan di beberapa titik banjir. Bahkan ke depan mereka merencanakan gerakan pemenuhan gizi bagi bayi dan advokasi  hak-hak korban yang wajib dipenuhi oleh pemerintah. (Moh Sofwan/Alhafiz K)