::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ribuan Orang Larut Syahdu di Haul Ke-116 Kiai Sholeh Darat

Sabtu, 16 Juli 2016 06:02 Nasional

Bagikan

Ribuan Orang Larut Syahdu di Haul Ke-116 Kiai Sholeh Darat
Semarang, NU Online
Peringatan wafat (haul) waliyullah Semarang, Kiai Sholeh Darat yang ke-116 pada Jumat malam (15/7/2016)  dibanjiri pengunjung. Ribuan orang hadir di halaman Masjid KH Sholeh Darat, Jalan Kakap Darat Tirto 212 Semarang Utara, tempat digelarnya pengajian haul yang digelar setiap tanggal 10 Syawal.

Mereka berasal dari Kota Semarang dan sekitarnya. Banyak pula dari daerah yang jauh, dari luar provinsi Jawa Tengah. Terlihat dari pelat nomor kendaraan rombongan yang hadir maupun dari para tamu yang sudah datang sejak Kamis pagi berada di Makam Bergota maupun di Masjid Darat.

Di antara hadirin memakai atribut jamaah atau komunitas mereka. Di antaranya rombongan berjaket Majelis Rasulullah, Syechermania, Mafia Sholawat, Jamaah Alkhidmah dan Sarkub.Tak sedikit pula yang memakai atribut organisasi Nahdlatul Ulama seperti batik khas Muslimat NU, Fatayat NU, juga atribut GP Ansor, IPNU/IPPNU, maupun yang bersimbol gambar bumi dan bintang sembilan. Ramai pula yang mengenakan identitas pondok pesantren atau madrasah.

Semua larut dalam prosesi acara haul. Bersama-sama dan serempak ketika membaca syair-syair Maulid Nabi dari kitab Simtud Duror maupun Maulid Al Barzanji. Khusyuk syahdu dalam kebersamaan membaca Tahlil dan Surat Yasin yang dipimpin Habib Abu Bakar Salim Al Attas.

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi dan unsur Pemerintah Kota Semarang juga hadir dan duduk lesehan bersama para ulama dan kaum muslimin di depan panggung. Wali kota menolak duduk di panggung, dan hanya mau berdiri saat diminta memberi sambutan. (Ichwan/Abdullah Alawi)