::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kantongi Izin, UNU Blitar Resmi Berdiri dan Langsung Buka Pendaftaran

Selasa, 06 September 2016 20:00 Daerah

Bagikan

Kantongi Izin, UNU Blitar Resmi Berdiri dan Langsung Buka Pendaftaran
Blitar, NU Online
Penantian panjang warga NU dan Pengurus NU Kabupaten Blitar, Jawa Timur untuk memiliki perguruan tinggi sendiri akhirnya terlaksana. Dengan  turunnya Surat Keptusan (SK) Mensristek Dikti  tentang pendirian Universitas Nahdlatul Ulama (UNU) Blitar.

Tentang turunnya SK dari Menristek Dikti tersebut disampaikan langsung oleh Ketua PCNU Kabupaten Blitar, KH Masdain Rifai Ahyat dan Rektor Universitas Nahdlatul Ulama Blitar (UNU Blitar).

“Alhamdulillah SK dari Menristek Dikti sudah turun tertanggal 31 Agustus lalu dan kita sah membuka pendaftaran mahasiswa baru,’’ ujar Kiai Dain yang juga di benarkan oleh  Rektor UNU Blitar, Prof Dr HM Zainuddin MPd, Selasa (6/9).

Menurut Kiai Dain, SK Kemenristek Dikti Nomor: 302/KPT?I/2016 tanggal 31 Agustus 2016, menyatakan  telah berdiri Universitas Nahdlatul Ulama Blitar (UNU Blitar) The Character Building University dengan 10 Program Studi, yakni Teknik Mesin, Teknik Sipil, Teknik Informatika, Pendidikan Bahasa Indonesia, Pendidikan Bahasa Ingris, PGSD, Matematika, Fisika, Penjaskes, dan Peternakan. 

“Kita sudah lama menantikan ini. Dengan turunnya SK ini, maka kita harus bergerak cepat melakukan pendaftaran mahasiswa,’’ ungkap Zainuddin.

Pendaftaran dibuka di Kampus I UNU Blitar I, Jalan Masjid 22 Kota Blitar mulai  jam 08.00 sampai dengan 15.00 WIB. Di tempat itu sudah ada dua petugas pendaftaran mahasiswa Sholihin (085733760271) dan Nunung (085646611288). 

“Diharapkan semua warga NU Blitar mendaftarkan putra-putrinya di Universitas NU Blitar ini," harap Kiai Dain. (Imam Kusnin Ahmad/Fathoni)