::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

MA Matholi’ul Anwar Lamongan Juara 1 Imathoh Bahasa Arab Nasional

Kamis, 20 Oktober 2016 05:01 Nasional

Bagikan

MA Matholi’ul Anwar Lamongan Juara 1 Imathoh Bahasa Arab Nasional
Lamongan, NU Online
Semburat yang lugu, polos, dan khas nuansa pedesaan. Iitulah yang terlukis dari wajah Chuzaimatus Saadah, Ahmad Nur Kholis, dan Ahmad Hadi. Ketiga siswa MA Matholi’ul Anwar Simo Karanggeneng Lamongan ini telah berhasil meraih predikat Juara 1 Imathoh (Cerdas Cermat Bahasa Arab) tingkat nasional.

Nama lomba ini GAZA (Gebyar Apresiasi Khazanah Arabi) IV 2016 yang diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab UIN Maulana Malik Ibrahim Malang Jawa Timur. Lomba yang dimulai sejak tanggal 4-6 Oktober 2016 ini diikuti oleh 29 peserta se-Indonesia. 

Beberapa di antaranya yaitu LPBA Nurul Jadid Probolinggo, MA Mambaus Sholihin Gresik, MAN 3 Malang, Darut Tauhid Malang, MBI Amanatul Ummah Mojokerto, MA Darul Hikam Pasuruan, PP. Sidogiri Pasuruan, MAN Bangil, PPQ Nurul Huda Malang, MA Matholi’ul Anwar Lamongan, dan lain-lain. Lomba ini mengambil tema Genggamlah Dunia dengan Bahasa Arab.

Sistem lomba ini dibagi dalam tiga babak, yaitu penyisihan, semi final, dan final. Babak penyisihan terdiri dari 9 gelombang dengan  tiga klompok yang dipertandingkan tiap gelombangnya. Namun pada gelombang 8 dan 9 terdapat empat kelompok. Pada babak ini tedapat dua kriteria soal yaitu soal wajib dan soal lemparan rebutan. Dari babak penyisihan diambil sembilan kelmpok  terbaik untuk masuk pada babak semi final.

Berbeda dengan babak sebelumnya, babak semi final ini secara mutlak penilaiannya diambil dari menjawab soal dengan pernyataan benar dan salah dengan sistem rebutan. Adu cepat. Akan tetapi, dalam babak ini diterapkan sistem pengurangan nilai bagi kelompok yang menjawab salah. Dari babak semi final diambil tiga tim terbaik untuk bisa lolos pada babak final.

Babak final diterapkan tiga sistem penilaian. Menjawab soal wajib, soal lemparan, dan soal rebutan. Babak ini juga menerapkan pengurangan nilai bagi kelompok yang menjawab salah pada soal lemparan dan rebutan. 

Materi yang diusung dalam lomba cerdas cermat ini yaitu Tata Bahasa Arab, Kata Mutiara Arab, Pengetahuan Budaya Arab dan Umum, serta Pengetahuan Agama. Lomba ini menghasilan tiga juara. Juara 1 MA Matholi’ul Anwar Simo Lamongan. Juara 2 MA Darul Hikam Pasuruan. Juara 3 MBI Amanatul Ummah Mojokerto.

“Kemenangan ini di luar dugaan kami. Ini benar-benar surprised. Kami sangat terharu bisa menyisihkan sekolah-sekolah besar dan pondok pesantren besar se-Indonesia. Ini sungguh berkah dan anugerah yang tak terhingga bagi kami yang berasal dari sekolah kecil di desa,” tutur Chuzaimatus Saadah, 16 tahun.

Tujuan diselenggarakan lomba ini tidak lain adalah untuk memupuk dan menumbuhkembangkan kecintaan generasi muda terhadap Bahasa Arab. Selain itu, lomba ini juga sebagai bentuk apresiasi terhadap generasi muda yang mencintai Bahasa Arab. Lomba ini diharapkan mampu menghadirkan sosok generasi muda yang berwawasan internasional. 

“Kami sungguh tersanjung ketika dewan juri menyebut tim kami degan kata-kata mumtaz, Luar Biasa. Kami dianggap tidak hanya cerdas dalam keilmuan, melainkan juga cerdas dalam bermain strategi kompetisi. Kami dianggap tahu kapan saatnya diam adalah emas dan kapan saat bicara adalah emas,” tambah Ahmad Hadi, 17 tahun. (Ubaidillah/Fathoni)