::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

HARI SANTRI 2016

Ketika Ribuan Santri dan Pelajar Tasikmalaya Sambut Kirab Resolusi Jihad

Kamis, 20 Oktober 2016 07:03 Nasional

Bagikan

Ketika Ribuan Santri dan Pelajar Tasikmalaya Sambut Kirab Resolusi Jihad
Tasikmalaya, NU Online
Jalan Dr. Soekardjo No 47 Tasikmalaya, depan Kantor Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Tasikmalaya, Jawa Barat dipadati ribuan santri dan pelajar yang ikut menyambut Rombongan Kirab Resolusi Jihad Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Rabu (19/10).

Santri yang hadir dalam penyambutan tersebut sebanyak 1.800 santri dan pelajar yang terdiri dari santri Pondok Pesantren Bustanul Ulum Sindangsari Tamansari, Alhikmah Tamansari, Bahrul Ulum Awipari, Riyadul Ulum Wadda’wah Condong Cibeureum, Al-Mukhlisun Indihiang, Al-Mukhtariyah Mangkubumi, SMK Bustanul Ulum Sindangsari Tamansari, MA Alhikmah Tamansari, SMK NU dan MA NU Kota Tasikmalaya

Kemeriahan ini sangat disambut baik dan dijadikan moment yang sangat bersejarah untuk bangsa ini, karena sekarang santri telah diakui oleh Negara dan sangat berpengaruh serta berperan akti dalam menjaga kemerdekaan bangsa Indonesia.

Acara penyambutan tersebut dimeriahkan langsung oleh Band Aswaja fi’il Harmony binaan dari PC Lesbumi NU Kota Tasikmalaya. Dengan lagu-lagunya yang bernuansa Islami, para santri turut mengikuti alunan nyanyian yang dibawakan band tersebut sehingga Gema Sholawat pun terdengar nyaring di depan kantor PCNU Kota Tasikmalaya.

Menurut salah seorang santri dari Bahrul Ulum Awipari mengatakan bahwa kita sebagai santri harus bangga dengan adanya hari Santri Nasional ini, dan santri lah dari sejak dulu sampai sekarang merawat tradisi-tradisi para ulama dan mempertahankan NKRI.

Sedangkan menurut Adi Imam Assidiq salah seorang murid MA NU ia merasa bangga dengan adanya Hari santri Nasional ini, meski belum pernah menjadi santri dan mondok di pesantren tapi perilaku dan spirit kesantrian yang harus kita jaga dan pelihara setiap hari. (Agum Gumilar/Fathoni)