::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Siswa MA Ungulan Nuris Juara 1 Baca Kitab Kuning Jawa Timur

Kamis, 22 Desember 2016 14:08 Pesantren

Bagikan

Siswa MA Ungulan Nuris Juara 1 Baca Kitab Kuning Jawa Timur

Jember, NU Online
Prestasi membanggakan kembali diukir  anak didik MA Unggulan Nurul Islam (Nuris), Antirogo, Jember, Jawa Timur. Kali ini, Ahmad Fauzan berhasil meraih juara 1 dalam lomba membaca kitab kuning di ajang Osmana (Olimpiade Maulidun Nabi) yang dihelat di Pondok Pesantren An-Nur 2 Al Murtadlo Bulu Lawang, Malang, belum lama ini.

Cabang lomba ini diikuti oleh 33 peserta, yang merupakan  utusan beberapa pesantren ternama di Jawa Timur seperti dari Lumajang, Probolinggo, Malang, Surabaya, Kediri dan sebagainya. “Namun alhamdulillah, saya berhasil, berkat doa guru dan  orang tua,” kata Fauzan kepada NU Online di Kompleks Pondok Pesantren Nuris, Antirogo, Rabu (21/12).

Siswa kelas XI  MA “Unggulan” Nuris ini  menambahkan, kitab kuning yang dilombakan (untuk dibaca) adalah Fathul Qarib. Dikatakannya, juri memilih sendiri bab atau fashal-fashal dalam kitab tersebut untuk disodorkan kepada peserta lomba. Kemudian peserta disuruh membaca dengan benar sesuai kaidah nahwu dan sharraf-nya.

Setelah dibaca, lalu diartikan dengan bahasa Indonesia sekaligus dijelaskan maksudnya. “Pertanyaan seputar nahwu sharraf  juga detail oleh juri. Syukurlah, tidak ada kendala yang berarti. Dan saya yakin bahwa Allah memberi ridho kepada saya,” ungkapnya.

Capaian gemilang dari Fauzan tersebut diapresiasi oleh Kepala MA Unggulan Nuris Balqis Al Humairo’. Menurutnya, prestasi yang dicapai Fauzan cukup membanggakan. Lebih-lebih karena dia adalah siswa sekolah formal yang di dalamnya terdapat begitu banyak mata pelajaran yang harus ditempuh.

Ia berharap agar Fauzan dapat menginspirasi rekan-rekannya agar lebih giat  mempelajari kitab kuning.  “Saya sangat bangga dengan pencapaian Fauzan yang meraih juara 1 lomba Baca Kitab kemarin dan dialah salah satu siswa yang berkompeten, semoga dia juga menjadi contoh untuk teman-temannya,” katanya. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)