::: NU menyelenggarakan rukyat awal Ramadhan 1438 H pada Jumat, 26 Mei 2017 di berbagai daerah di Indonesia  ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Di Kanzus Sholawat Pekalongan, Ini Pesan Sekjen PBNU

Senin, 09 Januari 2017 07:15 Nasional

Bagikan

Di Kanzus Sholawat Pekalongan, Ini Pesan Sekjen PBNU
Pekalongan, NU Online
Persatuan dan kesatuan harus lebih ditingkatkan lagi terutama dalam momen-momen seperti saat ini. Di tengah arus globalisasi dan juga ideologi yang terus mencoba menggerogoti sendi-sendi negara, persatuan, kesatuan dan kesantunan wajib untuk ditingkatkan.

Hal itu ditekankan oleh sekjen HA Helmy Faishal Zaini saat memberikan sambuatan di acara Maulid Nabi Muhammad SAW di Gedung Kanzus Sholawat Pekalongan, Jawa Tengah, Ahad (8/1) saat menghadiri Maulid Nabi SAW yang digelar Habib Luthfi dan dihadiri Presiden Jokowi, Panglima TNI, Kapolri, serta beberapa pejabat dan tokoh nasional lainnya.

Di era mutakhir ini, jelas Helmy, gempuran dan ancaman ideologi sangat besar. Oleh karenanya umat dan komponenen bangsa harus terus meningkatkan kesatuan dan persatuan. 

Selain itu, Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal Kabinet Indonesia Bersatu II ini menekankan pentingnya semangat meneladani akhlak Rasulullah SAW. 

"Kita semakin hari semakin jauh nampaknya dari akhlak Nabi. Cara dakwah juga sudah demikian jauh dari yang diajarkan oleh Rasulullah," ujar Helmy.

Oleh karena itu, aspek kesantunan harus lebih ditekankan dalam kehidupan sehari-hari. "Dakwah harus santun. Kalau tidak santun umat akan lari," pungkas Helmy mengakhiri. (Fariz Alniezar/Fathoni)