::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

"Ngunduh Mantu", NU Sawit Raih Dana 80 Juta

Rabu, 11 Januari 2017 23:49 Daerah

Bagikan

Boyolali, NU Online
Seperti yang telah diberitakan sebelumnya, dalam rangka pembangunan gedung SD NU Terpadu (Boarding School), yang berlokasi di Desa Gombang, Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sawit. Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah menyelenggarakan acara ngunduh mantu, Ahad (8/1).

Konsep ngunduh mantu  adalah acara budaya lokal dalam penggalangan dana organisasi sehingga membuat masyarakat dari luar NU juga tertarik mengikutinya.

Meski demikian, di Boyolali sendiri, konsep ngunduh mantu ini bukanlah yang pertama kali diselenggarakan. Acara serupa, juga pernah dilakukan pengurus MWCNU Musuk, saat membangun gedung NU setempat, beberapa tahun yang lalu.

Layaknya acara ngunduh mantu yang sesungguhnya, acara ngunduh mantu di NU Sawit pun dilaksanakan dari pagi hingga malam. Para tamu yang datang, silih berganti, mengalir seperti air, mulai pagi hingga malam. Layaknya acara ngunduh mantu mereka memasukkan amplop sumbangan ke dalam kotak yang telah disediakan.

Sebelumnya, panitia telah membagikan ulem (undangan) kepada calon tamu, yang di dalamnya telah tertera infaq minimal Rp. 50.000,- beserta jam undangan. Para tamu yang hadir, juga disuguhi penampilan 3 tim hadrah dan juga mendengarkan pengajian yang digilir selama 3 sesi.

“Pengajian dilaksanakan dalam 3 sesi, yaitu pagi pada pukul 09.00 - 12.00, siang pada pukul 13.00 - 15.00 dan malam pada pukul 19.30 sd 21.30. Pembicaranya pun ada 3, yakni Kiai Budi Santoso, Kiai Sujarwadi dan Rais Syuriah MWCNU Sawit, KH Joko Parwoto,” papar salah satu panitia yang juga Ketua PAC GP Ansor Sawit, Munshorif.

Di akhir acara, setelah dihitung dana yang masuk ke kotak, terkumpul kurang lebih Rp. 80 juta.

Ketua panitia, Inpurwanta, berharap meski perolehan dana sedekah jariah cukup besar, tapi masih jauh dari kebutuhan untuk pembangunan, yakni Rp. 120 juta.

”Hingga saat ini pembangunannya baru dapat 45% dan masih membutuhkan bantuan dana yang besar,” terang Inpur, yang juga Sekretaris MWCNU Kecamatan Sawit itu. (Ajie Najmuddin/Abdullah Alawi)