Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

LTN Institute, Upaya Dakwah NU ke Masyarakat Kelas Menengah

Senin, 13 Maret 2017 02:30 Nasional

Bagikan

LTN Institute, Upaya Dakwah NU ke Masyarakat Kelas Menengah
Hari Usmayadi, Ketua LTN PBNU (berdiri)
Jakarta, NU Online
Lembaga Taklif wan Nasyr PBNU menilai ekonomi Indonesia yang tumbuh dengan baik telah meningkatkan jumlah penduduk kelas menengah dan perubahan masyarakat desa ke perkotaan. Karena itu diperlukan sentuhan dakwah yang tepat dan sesuai segmen mereka, khususnya bagi remaja, siswa, mahasiswa, ataupun karyawan pemula.

Untuk mewujudkan hal tersebut lembaga yang membidangi informasi dan penerbitan NU ini mengadakan LTN Institute, sebuah kursus pelatihan dan keterampilan berbasis IT. Materi kursus tersebut meliputi media sosial, video jurnalistik, e-marketing, dan beberapa materi pelatihan lainnya yang bersertifikat.

Sabtu (11/3), bertempat di gedung Nyi Ageng Serang, Jakarta telah dibuka pelatihan pertama dengan fokus materi Video Jurnalistik dengan pemateri senior yang merupakan praktisi di bidang video dan pertelevisian. Peserta tampak sangat antusias. Keseriusan mereka terlihat saat memasuki sesi pengambilan objek, pengeditan, dan penampilan hasil.

"Insya Allah acara ini akan diduplikasi ke LTN tingkat wilayah dan cabang yang akan disinergikan dengan banom terkait secara nasional. Mohon doa restu untuk istiqamah dan keberlanjutannya," kata Hari Usmayadi, Ketua LTN PBNU dalam kesempatan Kick Off LTN Institute tersebut.

Pelatihan yang berlangsung seharian penuh ini dimulai dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya dan mars NU. “Semoga menjadi tonggak awal dakwah NU dengan pola memberikan solusi kepada target dakwah remaja dan pemuda yang sedang aktif sebagai siswa maupun mahasiswa perkuliahan umum di era digital saat ini,” tambah Usmayadi. (Red: Mahbib)