::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Anies-Sandi Bersilaturahim ke PBNU, Kiai Said: Kita Hanya Bisa Mendoakan

Selasa, 14 Maret 2017 19:28 Nasional

Bagikan

Anies-Sandi Bersilaturahim ke PBNU, Kiai Said: Kita Hanya Bisa Mendoakan
Pasangan calon gubernur dan wakil gubernur Anies-Sandi bersilaturahim ke PBNU
Jakarta, NU Online
Pasangan Calon Gubernur dan Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Sandiaga S Uno bersilaturahim dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Said Aqil Siroj di Gedung PBNU lantai tiga Selasa, (14/3).

Pada pertemuan tersebut, Kiai Said menegaskan, NU bukanlah partai politik yang bisa mendukung pasangan calon kepala daerah dalam pertarungan pemilihan kepala daerah. “NU itu jam’iyyah, organisasi. Tidak bisa dukung mendukung,” tegas Kiai Said.

Menurutnya, NU hanya bisa mendoakan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur yang mengunjungi Kantor PBNU tersebut. “Kita (NU) hanya bisa mendoakan, mudah-mudahan apa yang diperjuangakan Pak Anies mendapatkan Ridlo Allah,” papar kiai asal Cirebon tersebut.

Kiai Said berpesan kepada pasangan calon tersebut agar tidak berkampanye dengan cara mengancam atau menakut-nakuti dengan menggunakan agama karena itu akan merugikan diri sendiri.  “Tuhan kok diajak kampanye,” tegas kiai yang pernah nyantri di Pesantren Lirboyo itu.

Kiai Said juga mengingatkan kepada pasangan calon gubernur dan wakil gubernur tersebut untuk memperhatikan madrasah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat bawah agar tidak terjadi kesenjangan yang menganga. “NU siap bermitra dengan pemerintah dalam mengembangkan pendidikan dan mengurangi kesenjangan,” jelas laki-laki kelahiran enam puluh tiga tahun silam itu.

Sementara itu, Anies Baswedan merasa bersyukur karena sudah bisa bersilaturahim ke PBNU. “Kami silaturrahim, mohon doa. Alhamdulillah didoakan (Kiai Said),” tutur Anies.

Ia akan memperhatikan betul apa yang dipesankan oleh Kiai Said tersebut, terutama tentang pendidikan madrasah dan kesenjangan. 

Di dalam programnya, Anies berupaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan, meningkatkan usaha mikro, dan mengikis kesenjangan. “Kemajuan itu bukan untuk sebagian (warga), tetapi semua,” cetusnya.

Mantan Menteri Pendidikan tersebut juga meyayangkan ada masjid yang menolak untuk mensalati umat Islam yang mendukung pasanngan calon lain. “Kita ingin pilkada fokus kepada program,” tandasnya.

Pada kunjungannya ke PBNU tersebut, Anies dan Sandi didampingi Ketua Umum Partai Persatuan Indonesia Hary Tanoesoedibjo. (Muchlishon Rochmat/Abdullah Alawi)