::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kisah Misnun Dapat Hadiah Umrah dari Anaknya

Senin, 20 Maret 2017 23:00 Nasional

Bagikan

Kisah Misnun Dapat Hadiah Umrah dari Anaknya
Foto: ilustrasi jemaah umrah ASBIHU.
Jakarta, NU Online
Tahun 1982 silam, Misnun bersama keluarganya berangkat dari Banyuwangi Jawa Timur ke Papua sebagai transmigran. Di Papua, yang saat itu masih disebut Irian Jaya, Misnun seperti warga transmigran lainnya, mendapat sebidang tanah dan dikelola sebagai lahan pertanian.

“Waktu itu tanah yang kami olah masih hutan yang baru ditebang pohonnya. Sekarang sudah ramai dan menjadi pusat distrik (kecamatan),” cerita Misnun.

Perkembangan kemajuan Kabupaten Sorong, juga seiring dengan keberhasilan Misnun dalam menghidupi keluarganya. Kedua anaknya dapat dikatakan menjadi orang-orang sukses dengan mengabdikan diri kepada masyarakat. Anak pertama Misnun saat ini menjadi Kepala Puskesmas, sedangkan anak kedua berprofesi sebagai bidan.

Awal Maret lalu, kedua anaknya menghadiahi Misnun dan istrinya dengan membiayai perjalanan umrah. Misnun lalu mencari informasi bagaimana mengikuti perjalanan umrah yang tepat dan nyaman serta cocok bagi dirinya yang warga nahdliyin.

“Sekitar dua bulan sebelumnya anak saya bilang ingin membiayai ibadah umrah saya dan istri. Lalu saya carilah info. Kebetulan saya kenal dan sering berkomunikasi dengan Pak Sutejo, Ketua PCNU Kabupaten Sorong. Beliau lalu mengajak saya umrah bersama ASBIHU,” kata Misnun.

Bersama 38 jamaah lainnya, Misnun dan istrinya merupakan pasangan umrah ASBIHU dari Kabupaten Sorong yang berangkat umrah awal Maret ini. Ia pun mengungkapkan rasa senangnya dapat melaksanakan ibadah umrah.

“Anak-anak tahu perjuangan kami membesarkan dan menyekolahkan mereka. Saat sudah ada rizki mereka membiayai saya dan istri berangkat umrah. Saya senang sekali bisa ikut umrah bersama ASBIHU. Karena dari ASBIHU juga pelayanannya baik sekali,” Misnun melengkapi ceritanya.

Kala itu, ASBIHU memang memberikan bonus tambahan bagi rombongan umrah asal Kabupaten Sorong. Sebelum diterbangkan ke tanah suci, mereka diajak mengunjungi sejumlah tempat di Jakarta, antara lain Taman Mini Indonesia Indah, Gedung PBNU, Monas dan Masjid Istiqlal.

“Alhamdulillah, kami mendapat bonus kejutan. Dan kami sangat senang, karena diajak berkeliling Jakarta. Terima kasih kepada PBNU dan ASBIHU. Ini menjadi kebanggaan dan kebahagiaan bagi kami,” ungkap Misnun. (Kendi Setiawan/Fathoni)