::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ribuan Warga Tangisi Kepulangan Jenazah Ajengan Basith

Selasa, 21 Maret 2017 05:02 Daerah

Bagikan

Ribuan Warga Tangisi Kepulangan Jenazah Ajengan Basith

Sukabumi, NU Online
Kepulangan jenazah Ketua PCNU Kabupaten Sukabumi Almarhum KHR. Abdul Basith dari Dubai, Uni Emirat Arab, disambut tangis oleh pihak keluarga dan juga orang-orang yang mengenalnya, pada Senin (20/03) pukul 15.45 WIB di Kargo Jenazah Bandara Internasional Soekarno-Hatta.

Sesampainya di Bandara, jenazah langsung dishalatkan dengan dipimpin oleh Ketua PBNU, KH. Abdul Manan Ghani. Usai shalat jenazah, Kiai Manan menyampaikan kepada jamaah bahwa Almarhum adalah orang yang sangat menginspirasi.

“Almarhum menjadi inspirasi banyak orang dengan perjuangannya yang mengajarkan kedermawanan,” ungkap Kiai Manan.

Seusai dishalatkan di bandara, jenazah langsung dibawa ke Sukabumi, dengan dikawal oleh Satlantas Polres Sukabumi dan diiringi sekitar 20 mobil. Iringan mobil sampai di Sukabumi menjelang Isya, sekitar pukul 19.00 WIB.

Sesampainya di Sukabumi, tepatnya di Desa Nanggerang, Kecamatan Cicurug, warga desa menyambut kepulangan jenazah. Sepanjang jalan, mulai dari anak kecil hingga kakek-nenek melantunkan bacaan tahlil, tahmid, takbir dalam rangka menyambut jenazah Ajengan Basith, tokoh yang menjadi teladan warga, khususnya Sukabumi.

Sebelum dikebumikan, jenazah kembali dishalatkan di Masjid Pondok Pesantren Al-Amin asuhan Almarhum. Ribuan warga menggemakan tahlil dengan diiringi isak tangis. Pada acara Tahlil tersebut, hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat, H. Deddy Mizwar. Ia menyampaikan bela sungkawa atas wafatnya KHR. Abdul Basith.

“Saya pribadi dan juga mewakili Pemerintah Provinsi Jawa Barat turut berbelasungkawa atas wafatnya Ajengan Basith. Beliau orang baik dan menjadi teladan banyak orang. Namun, inilah kehendak Allah dan ini mungkin yang terbaik menurut Allah,” tutur Deddy Mizwar sembari menangis sesenggukan.

Usai dishalatkan, ribuan warga mengantarkan Almarhum ke tempat peristirahatan terakhirnya dan acara tahlil selesai sekitar pukul 21.00 malam. Seperti telah diberitakan sebelumnya, Ajengan Basith wafat di Dubai saat hendak menunaikan ibadah Umroh pada hari Rabu, tanggal 15 Maret 2017, sekitar pukul 11.30 waktu setempat. (Wahyu Noerhadi/Mahbib)