::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Khotbah Nikah yang Berbelok

Ahad, 09 April 2017 14:03 Humor

Bagikan

Khotbah Nikah yang Berbelok
Abul Aswad Ad-Duali–peletak dasar ilmu nahwu (gramatika Arab)–suatu hari berkata kepada anaknya, “Nak, saudara sepupumu ingin menikah. Ia menginginkanmu baca khotbah nikah. Untuk mesti Kauhapal itu khotbah nikah.”

Selama dua hari-dua malam suntuk anak itu mempelajari khotbah nikah.

“Sudah siap?” kata Abul Aswad kepada anaknya di hari ketiga.

“Sudah dong pak, aku sudah mengapalnya.”

“Coba baca, aku mau dengar,” kata bapaknya.

“Baik, simak dan perhatian dengan seksama Pak.”

Lalu anaknya mulai membaca khotbah. “Alhamdulillâhi nahmaduhû, wa nast’înuhû, wa natawakkalu alaih. Wa nasyhadu an lâ ilâha illallâh, wa anna muhammadar rasûlullâh. Hayya alas shalâh, hayya alal falâh….

“Stop, jangan iqamah dulu. Aku belum bersuci,” kata Abul Aswad dengan jengkel. (Alhafiz K)


*) Dikutip dari Akhbarul Hamqa wal Mughaffalin (Hikayat Orang Dungu dan Lalai) karya Ibnul Jauzi. Judul oleh pengutip.