Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kelakar Sekjen PBNU saat Ajak Ahok Baca Syahadat

Rabu, 12 April 2017 09:30 Nasional

Bagikan

Kelakar Sekjen PBNU saat Ajak Ahok Baca Syahadat
Jakarta, NU Online
Sebagaimana ketika menyambut tamu-tamu lain yang bersilaturrahim ke PBNU, suasana gayeng dan penuh ger-geran khas NU selalu tercipta. Demikian pula saat pasangan calon gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat bersilaturrahim ke PBNU pada Selasa (9/10) malam. 

Suasana santai, akrab, dan penuh humor spontan tercipta. Salah satu kelakar dan guyon khas NU yang terlontar malam itu adalah saat Ketum PBNU Kiai Said Aqil Siroj. "Pak Ahok ini ternyata hafal Al-Fatihah," ujar Kiai Said.

Mendengar ucapan Kiai Said itu, Sekjen PBNU HA Helmy Faishal Zaini melontarkan komentar. "Pak Ahok, kalau Al-Fatihah kepanjangan. Bagaimana kalau yang pendek saja, dua kalimat Syahadat," ujar pria kelahiran Cirebon itu yang kemudian disambut dengan derai tawa dari yang hadir malam itu.

Tradisi gayeng seperti itu semata-mata ditujukan untuk membangun suasana kekeluargaan dan keakraban kepada tamu-tamu PBNU. "Sebagai tuan rumah yang baik, tugas kita adalah melayani tamu dengan sebaik-baiknya," ujar Kiai Said.

Dalam silaturrahim singkat itu PBNU menyampaikan pesan agar pasangan yang bertarung di Pilkada DKI sama-sama menjaga komitmen untuk membangun Jakarta lebih baik dan bermartabat. Selain itu kampanye yang menjurus pada gerakan memecah belah harus dihindari. 

"Kita ingin pilkada yang damai dan santun dengan tetap menjunjung tinggi akal sehat," ujar Kiai Said. (Fariz Alniezar/Fathoni)