::: Inna lillahi wa inna ilaihi raji'un... Sekretaris Jenderal PBNU periode 1999-2004 H. Muhyiddin Arubusman meninggal dunia di Rumah Sakit Tebet, Jakarta pada Senin malam (10/4)::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ketua NU Jabar Ingatkan, Mengurus NU untuk Mengabdi pada Allah

Jumat, 21 April 2017 17:38 Daerah

Bagikan

Ketua NU Jabar Ingatkan, Mengurus NU untuk Mengabdi pada Allah
Bandung, NU Online
Ketua PWNU Jawa Barat KH. Hasan Hidayatullah berpesan kepada seluruh pengurus  agar dalam mengurus NU harus diniatkan mengabdi karena Allah. Jika tidak, atau mengurus NU hanya ingin mencari keuntungan, mencari penghidupan, lebih baik saat ini juga mundur jadi pengurus.

Demikian dikatakannya pada acara peletakan batu pertama Gedung PCNU Kab. Bandung Barat, Rabu (19/4).

Ia menjelaskan bahwa gurunya pendiri NU Hadratus Syaikh Mbah Hasyim yakni Syaikhona Mbah Kholil. Metode Mbah Kholil kepada para muridnya tidak dengan mengajarkan satu ilmu terus menjadi alim, tapi kebanyakan murid Mbah Kholil selalu mengerjakan pekerjaan fisik/rumah, seperti bersih-bersih. Namun jika murid Mbah Kholil sudah ingin selesai mondoknya ingin pulang kampung, maka Mbah Kholil selalu memberikan sesuatu kenangan, seperti menyuruh makan salak sebelum pulang.  Setelah murid kembali ke kampung halaman menjadi kiai. 

Selain itu, Gus Hasan sapaannya, menyatakan kenapa kita harus bangga dengan NU, jawabannya karena NU sebagai sejarah penentu kebijakan. NU penentu kemerdekaan dan juga NU perekat bangsa. Mulai dari persiapan kemerdekaan RI, bela negara/Resolusi Jihad, hari pahlawan dan lain-lain. NU sejak dulu selalu terdepan. Lalu jika ada yang bertanya mana sumbangsih NU untuk bangsa – itu pertanyaan sangat TERLAMBAT. Seharusnya mana perhatian negara untuk Jam’iyah Nahdlatul Ulama. Terlalu besar pengorbanan dan perjuangan NU jika dibanding materi saat ini. 

Terkait dengan pembangunan Gedung PCNU yang dimulai saat ini, tinggal mana kontribusi kita untuk NU. Pemerintah daerah harus membuktikan perhatiannya terhadap segala perjuangan dan program NU. DPRD  harus turut andil, termasuk Kementerian Agama.

Selanjutnya, Ketua PWNU mengamati gencarnya media yang menyudutkan NU, maka biarkan mereka.  Ketidaktahuan mereka yang membuat pikiran mereka keliru. Mereka berpikir dan bergerak baru-baru di era ini. NU jauh berjuang sebelum kemerdekaan. Semakin NU disudutkan, maka semakin besar Jam’iyyah Nahdlatul Ulama.

Sebelumnya sambutan Ketua PCNU Kab. Bandung Barat H Agus Mulyadi. modal awal pembangunan ini adalah infaq 5 juta dari H Ayi Hanafiyah. Alhamdulillah kami PCNU bisa terdorong untuk segera mewujudkan impian para pengurus Cabang dan MWC. Saya Ketua PCNU KBB juga turut untuk mengikuti wakaf pembangunan Gedung Sekretariat PCNU sebesar  10 juta.

Tidak lama kemudian,menyusul ikut wakaf dari Bupati H Abu Bakar sebesar 100 juta. Dan Bupati seluruh tokoh NU agar turut serta menyumbangkan apa yang dimilikinya untuk pembangunan PCNU tersebut.

Peletakan batu pertama Pembangunan Gedung PCNU Kabupaten Bandung Barat. diawali  oleh Bupati Bandung Barat H Abu Bakar, Ketua PWNU Jawa Barat KH Hasan Nuri Hidayatullah. Disaksikan para tamu undangan Kepala Kementerian Agama H Asep Ismail, Wakil Ketua DPRD H. Syamsul Maarif. Ketua FKB H.Ade Wawan. Ketua MUI KH Muhammad Ridwan. Sesepuh tokoh KH. Zainal  Musthofa. (Saprudin/Mukafi Niam)