::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Resmi Dilantik, IPNU-IPPNU Kadur Siap Bentuk Ranting-ranting

Sabtu, 22 April 2017 02:11 Daerah

Bagikan

Resmi Dilantik, IPNU-IPPNU Kadur Siap Bentuk Ranting-ranting
Pamekasan, NU Online
Para pengurus IPNU-IPPNU Kadur resmi dilantik di Pesantren Miftahul Anwar, Klompok, Pamoroh, Kadur, Pamekasan, Jumat (21/4). Pelantikan dikemas dengan seminar ke-NU-an bertema "Membangun Generasi NU untuk Mempertahankan Islam Ahlussunnah wal-Jama’ah".

Usai dilantik, Ketua PAC IPNU Kadur Taufiqurrahman mengaku siap berkomitmen akan berjuang keras bersama rekan-rekanita lainnya untuk memajukan organisai pelajar NU di Kecamatan Kadur. 

"Sebelum dilantik, kita sudah bergerak membentuk Pimpinan Ranting. Sudah banyak yang terbentuk, seperti Pimpinan Ranting Bangkes, Pamaroh, Pamoroh, Kertagena Laok, Kertagena Tenga, Kadur, Kertagena Daya," paparnya.

Tinggal tiga desa yang belum dibentuk: Bungbaruh, Sokalelah, dan Gagah. Taufiq memastikan, ketiga desa tersebut dalam waktu dekat akan dibentuki pimpinan ranting. 

"Kami sudah mantap untuk belajar, berjuang, dan bertaqwa," tegasnya.

Pembina PAC IPNU-IPPNU Kadur yang mantan Ketua PAC IPNU Kadur tahun 2011 Faisol Ansori menegaskan, dengan adanya pelantikan ini, pihaknya berharap pelajar NU mempunyai semangat baru yang tidak kalah dengan semangat senior-seniornya.

"Teruslah bergerak dan mengalir, jangan pernah berhenti bergerak. Agar adik-adik sekalian mampu menjadi air obat pelepas dahaga bangsa Indonesia," pungkasnya. (Hairul Anam/Abdullah Alawi)