::: Innalillahi wa inna ilaihi raji'un, Hj Masturah, istri KH Idam ChalidĀ  (ketum PBNU 1952-1984), Kamis (13/7), wafat di RS Pondok Indah Jakarta ::: SimakĀ berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Mayoritas Paruh Baya ke Atas, Muslimat NU Jombang Gandeng BPJS

Jumat, 19 Mei 2017 20:03 Daerah

Bagikan

Mayoritas Paruh Baya ke Atas, Muslimat NU Jombang Gandeng BPJS
Jombang, NU Online
Keberadaan Muslimat NU di Kabupaten Jombang terus berupaya menebar manfaat kepada warga masyarakat dan juga kader-kadernya. Sembari menuntaskan sejumlah programnya, kali ini pengurus harian Muslimat NU melakukan penandatanganan kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

Segenap pengurus Muslimat NU Jombang didorong untuk menjadi anggota BPJS sehingga masing-masing mereka memperoleh pelayanan kesehatan yang baik dan murah bahkan gratis saat dibutuhkan.

Kerja sama ini dilakukan tepat pada saat Muslimat NU menggelar resepsi hari lahir (harlah) ke-71 Muslimat NU di alun-alun Jombang, Sabtu (13/5) lalu.

Ribuan kader Muslimat NU dari berbagai daerah menyaksikan kontrak kerja sama ini. Tampak hadir Bupati Jombang Nyono Suharli Wihandoko dan beberapa kepala dinas serta pimpinan partai politik (parpol) di Kota Santri ini.

Ketua Muslimat NU Jombang Hj Mundjidah Wahab mengatakan, kerja sama ini merupakan salah satu komitmen Muslimat NU dalam memberikan layanan kesehatan yang terbaik untuk para kadernya.

Menurutnya, pelayanan kesehatan ini dinilai sangat perlu untuk kader Muslimat yang mayoritas sudah berusia lanjut sehingga otomatis membutuhkan pelayanan kesehatan yang intensif. Pada kondisi ini, mereka dengan mudah melakukan pemeriksaan.

"Kita MoU dengan BPJS, setiap anggota nanti menjadi anggota BPJS sehingga saat melakukan pemeriksaan gratis," kata putri salah satu pendiri Nahdlatul Ulama (NU) KH Wahab Chasbullah kepada NU Online, Kamis (18/5). (Syamsul Arifin/Alhafiz K)