::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ormas-Ormas Islam Indonesia Dukung Pemerintah Bubarkan HTI

Kamis, 01 Juni 2017 20:29 Nasional

Bagikan

Ormas-Ormas Islam Indonesia Dukung Pemerintah Bubarkan HTI
Jakarta, NU Online 
Sekitar 13 oraganisasi massa (ormas) Islam yang tergabung di Lembaga Persahabatan Ormas Islam (LPOI) mendukung pemerintah untuk membubarkan HIzbut Tahrir Indonesia.  Pernyataan tersebut disampaikan di gedung PBNU, Jakarta, Kamis (1/6).

Ketiga belas ormas Islam tersebut adalah Nahdlatul Ulama, Persatuan Islam, Al-Irsyad Al-Islamiyah, Mathlaul Anwar, Ittihadiyah, Persatuan Islam Tionghoa Indonesia (PITI), Ikadi, Azzikra, Syarikat Islam Indonesia, Alwashliyah, Persatuan Tarbiyah Islamiyah, Persatuan Ummat Islam, dan HBMI. 

Pernyataan ormas-ormas tersebut disampaikan Sekretaris Umum LPOI  Lutfi A. Tamimi didampingi Ketua Umum LPOI KH Said Aqil Siroj dan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Republik Indonesia  Wiranto dan Ketua DPD RI Osman Sapta Odang. 

Selain mendukung pembubaran HTI, LPOI juga mendukung untuk menjaga keutuhan NKRI, mendukung presiden untuk mengemban jabatan sampai akhir periode, pemberantasan narkoba, dan terorisme. 

Berikut pernyataan lengkap LPOI tersebut. 


1. Membela dan menjaga keutuhan NKRI berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945.

2. Mendukung Presiden sebagai kepala negara yang dipilih secara konstitusional sampai masa jabatannya berakhir. 

3. Mendukung upaya pemerintah dalam memerangi terorisme dan radikalisme dalam segala bentuk.

4. Mendukung pemerintah dalam memerangi narkoba dan korupsi

5. Menindak tegas ormas-ormas radikal dan media sosial yang memecah belah bangsa

6. Lembaga Persahabatan Ormas Islam mendukung Pemerintah Republik Indonesia membubarkan Hizbut Tahrir Indonesia. 


(Abdullah Alawi)