::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Hasil Urunan, Muslimat NU Jember Gelar Gerakan Peduli 1500 Dhu'afa

Senin, 19 Juni 2017 17:45 Daerah

Bagikan

Hasil Urunan,  Muslimat NU Jember Gelar Gerakan Peduli 1500 Dhu'afa

Jember, NU Online
Pimpinan Cabang  Muslimat NU Jember, Jawa Timur  menggelar "Gerakan Peduli 1500 Dhuafa". Gerakan ini dengan memberikan sembako kepada fakir miskin, janda, anak yatim hingga tukang becak dilaksanakan serentak di empat zona wilayah kerja, Ahad (18/6). 

Keempat zona tersebut adalah  Jember barat di Tanggul, Jember selatan (Balung), Jember utara (Kalisat) dan Jember Timur (Mayang.

Ketua PC Muslimat NU Jember, Nyai Hj Emi Kusminarni, mengatakan pembagian sembako tersebut berasal dari urunan para pengurus PAC Muslimat  NU se Kabupaten Jember.

”Setiap pengurus diminta dengan suka rela untuk menyisihkan uang atau bahan sembako, yang kemudian dikumpulkan menjadi satu. Dan hasilnya ada 1.500 paket sembako yang kemudian diberikan kepada mereka yang berhak,” tuturnya saat ditemui NU Online disela-sela pembagian.

Emi Kusminarni menambahakn, pengumpulan sembako dari pengurus Muslimat NU pada tahun ini meningkat dari pada tahun sebelumnya. Kalau tahun lalu cuma 1000 paket dan tahun sekarang sebanyak 1500 paket.

“Alahamdulillah kepedulian ibu-ibu anggota Muslimat cukup tinggi untuk ikut membantu sesame,” imbuhnya.

Gerakan Peduli 1500 Dhuafa ini, lanjut Hj Emi menambahkan, merupakan wujud kepedulian  dari jajaran Pengurus Cabang dan Anak Cabang Muslimat NU Jember untuk berbagi  kebahagiaan di bulan Ramadhan ini. Karena menjelang lebaran biasanya kebutuhan terhadap sembako makin meningkat. Sementara  daya beli masyarakat   semakin menurun.

“Oleh karena itu, Muslimat NU harus ikut berkontribusi, betapapun kecilnya. Tiap tahun kami berupaya agar paket sembako yang dikumpulkan semakin banyak, sehingga makin banyak juga jumlah penerimanya," pungkasnya (Aryudi A. Razaq /Muslim Abdurrahman).