::: Innalillahi wainna ilaihi raji'un, Pengasuh Pesantren Ihya Ulumaddin Kesugihan Cilacap KH Chasbullah Badawi wafat, Senin (5/6), sekitar pukul 19.00 WIB. PBNU menyerukan kepada Nahdliyin untuk menunaikan shalat ghaib. Al-Fatihah... ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Resah atas Terorisme di Asia, Alumni Pesantren Ngalah Dukung PBNU Jaga NKRI

Senin, 19 Juni 2017 23:04 Nasional

Bagikan

Resah atas Terorisme di Asia, Alumni Pesantren Ngalah Dukung PBNU Jaga NKRI
Jakarta, NU Online
Sebanyak tujuh anggota Ikatan Alumni Alumni Pondok Pesantren Ngalah (IKSAN) Jabodetabek mengunjungi Pengurus Besar Nahdlatu Ulama (PBNU), Jakarta, Senin (19/6) sore. Mereka menyampaikan kegelisahannya atas gerakan teror di Asia Tenggara seperti Marawi di belahan selatan Filipina. Mereka menyampaikan beberapa poin kepada Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj.

“Kami mengeluarkan beberapa pernyataan sikap yang memuat penolakan terhadap gerakan terorisme di Indonesia,” kata Sugianto kepada NU Online.

Kiai Said menyetujui sejumlah pandangan IKSAN Jabodetabek. Menurut Kang Said, penolakan atas paham dan gerakan teror tidak bisa hanya mengandalkan satu pihak. NU, pemerintah, alumni pesantren, dan unsur bangsa lainnya harus memiliki kesadaran yang sama atas kejahatan teror.

“Kita tidak akan memusuhi orang yang tidak memusuhi kita. Kalau orang baik, maka kita akan berbuat baik kepada mereka,” kata Kiai Said.

Salah satu pernyataan mereka adalah dukungan mereka terhadap upaya dan langkah-langkah yang diambil PBNU dalam mempertahankan Pancasila dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Meskipun pernyataan kami adalah putusan PW IKSAN Jabodetabek, tetapi kami kami sudah melapor ke pengurus harian pusat IKSAN. Mereka pada prinsipnya setuju dengan pernyataan kami. Kami seolah mewakili pusat. Pengurus harian pusat IKSAN juga berkirim salah kepada Kiai Said,” kata Sugiarto. (Alhafiz K)