::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Ansor Kobar Galang Silaturrahmi Akbar dan Halal Bihalal

Sabtu, 05 Agustus 2017 23:38 Daerah

Bagikan

Ansor Kobar Galang Silaturrahmi Akbar dan Halal Bihalal
Pangkalan Bun, NU Online 
Demi menjalin keakraban serta konsolidasi di antara warga Nahdliyyin, Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah mengadakan acara bertajuk Halal Bihalal dan Silaturrahmi Akbar. Acara yang diselenggarakan di lapangan sepak bola Desa Lada Mandalajaya SP 2 Kecamatan Pangkalan Lada tersebut dihadiri 50 pengurus Ansor se-Kabupaten Kobar, yang terdiri dari PC GP Ansor Kabupaten dan PAC GP Ansor Kecamatan Pangkalan Lada. 

Hadir pula Fatayat dan muslimat dan 250 Banser yang telah mengikuti Diklatsar tiga angkatan. Angkatan 1 pada tahun 2015, angkatan 2 tahun 2016 dan Diklatsar angkatan 3 pada bulan januari tahun 2017. Disamping itu pula dalam acara tersebut dihadiri sejumlah pejabat SKPD Kabupaten Kotawaringin Barat serta sejumlah warga ikut memeriahkan acara tersebut. 

Ketua PC GP Ansor Kabupaten Kotawaringin Barat Abdul Sahel dalam pidatonya menyampaikan, warga Nahdlatul Ulama (NU) hendaknya mampu menjaga kerukunan antarumat beragama. Banser harus mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga NKRI.

"Mari pererat ukhuwwah islamiyah, ukhuwwah wathoniyah dan ukhuwwah bayariyah. Banser haruslah mampu ikut menjaga keamanan NKRI, serta mampu menjadi jembatan agar terciptanya suasana yang kondusif sesuai ajaran agama Islam yang rahmatal lil 'alamin, " tandas Abdul Sahel pada acara yang berlangsung , Sabtu (29/7) lalu. 

Maraknya kabar tidak sedap, lanjut Sahel, di berbagai media cetak dan elektronik yang tidak berdasar sumbernya, sangat membahayakan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Bukan itu saja, menjamurnya organisasi masyarakat yang mengatasnamakan kelompok-kelompok Islam dengan pembelajaran yang disinyalir aliran garis keras atau radikal akan menjadi ancaman serius bagi NKRI. 

"Kita jangan mau dibodohi dengan pemberitaan yang tidak jelas asal-usulnya. Kita mesti waspada atas pergerakan kelompok organisasi yang mengatasnamakan Islam, namun kaidah-kaidahnya tidak sesuai ajaran agama Islam," tegasnya. 

Kepala Satuan Koordinator Cabang (Kasatkorcab) Barisan Ansor Serbaguna (Banser) A. Rozikin, Z, dalam pidatonya mengajak seluruh anggota Banser agar selalu siaga demi manjaga keamanan dan kenyamanan seluruh umat beragama. 

"Saya berharap Banser selalu memberikan yang terbaik dalam menciptakan iklim yang sejuk dan aman bagi semua umat beragama. Banser harus siap mendedikasikan dirinya demi keutuhan NKRI," ucap Rozikin. 

Menurutnya, Banser sebagai prajurit dibawah komando para ulama NU harus mampu membawa nama baik serta mampu mengabdikan dirinya demi NKRI. Bahkan, Banser harus siap jika sewaktu-waktu dibutuhkan dalam menjaga keamanan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia. 

"Banser harus siap dalam setiap kondisi. Sebagai prajurit Nahdlatul Ulama sejengkal pun Banser pantang mundur dalam membela kebenaran, " Tegas Rozikin dalam pidatonya. (Suhud Mas'ud/Abdullah Alawi)