::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Kader Ansor Gayam Didorong Kembangkan Bisnis Peternakan

Ahad, 06 Agustus 2017 00:44 Daerah

Bagikan

Kader Ansor Gayam Didorong Kembangkan Bisnis Peternakan
Bojonegoro, NU Online
Peternakan merupakan hal yang strategis untuk meningkatkan perekonomian, namun hal itu harus dilakukan dengan benar. Setidaknya hal itu yang muncul dalam forum Obrolan Bareng Ansor atau Obor yang diselenggarakan Pimpinan Anak Cabang (PAC) GP Ansor Gayam Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, Jumat (4/8/2017).

Hadir sebagai narasumber dalam acara tersebut, Muhammad Ja'i yang juga sebagai ahli peternakan dan Direktur Yayasan Bimantari.

Dia menyampaikan bahwa memahamkan pemuda tentang peternakan adalah persoalan mengubah pola pikir yang tidak bisa dilakukan begitu saja. karena stigma di masyarakat masih menganggap sektor peternakan tidak menjanjikan hasil yang besar.

"Banyak dari masyarakat kita yang belum memahami cara beternak yang efektif sehingga seringkali gagal dalam beternak, sampai mereka berkesimpulan beternak tidak prospektif," ungkapnya dalam dialog yang digelar di Mushala Maslakul Huda, Beged, itu.

Padahal, ia melanjutkan, beternak harus dipahami di semua lini prosesnya, termasuk dalam memahami nutrisi pakan dan efektivitas pembiayaanya.

"Kalau kita paham caranya, memberi pakan ternak itu cukup kita mencari rumput sekali dan dibuat menjadi pakan yang bisa digunakan selama sebulan lebih, dengan melalui cara dan strategi yang tepat," tambahnya.

Ia berharap, kader Ansor Gayam menjadi bagian dari elemen yang mengubah pemahaman masyarakat soal peternakan. "Forum seperti ini sangat luar biasa untuk mengembangkan pengetahuan kita secara benar," pungkasnya.

Sementara itu, koordinator kegiatan Obor, Mustofa Amin menyampaikan, kegiatan ini akan menjadi wadah penambahan wawasan kader, supaya dapat diaplikasikan ilmunya secara nyata.

"Semoga ke depan lebih banyak yang menerima manfaat atas wawasan seperti ini," ungkap pria yang juga guru di salah satu madrasah aliyah di Bojonegoro ini. (Red: Mahbib)