::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Orang Asing Tertarik pada Model Keberagamaan NU

Ahad, 13 Agustus 2017 13:05 Nasional

Bagikan

Orang Asing Tertarik pada Model Keberagamaan NU
Jakarta, NU Online
Ketua Komisi Dakwah Mejelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis menuturkan, setiap pekan ada orang yang masuk Islam di Masjid Al-Hikmah Den Haag Belanda. Menurutnya, orang-orang bule itu tertarik untuk memeluk Islam bisa jadi karena disebabkan oleh model keberagamaan umat Muslim sana yang ramah dan guyub.

Menurutnya, praktik keislaman umat Muslim yang ada di Masjid Al-Hikmah tersebut tidak jauh dengan apa yang dilakukan oleh Nahdlatul Ulama, yaitu ada diba’an, marawisan, salawatan, dan lainnya.

“Saya beberapa kali di Eropa dan datang di Masjid Al-Hikmah di Den Haag. Di Sana itu ada orang-orangnya seperti kita. Menjelang buka (puasa) itu ada diba’an, salawatan, marawisan. Dan setelah itu pasti ada makan-makan. Jadi orang-orang bule senang. Hampir setiap pekan ada orang yang ikrar masuk Islam,” jelas Kiai Cholil di Ciganjur Jakarta, Sabtu (12/8).

Memang, ia mengakui bahwa urusan dia masuk Islam itu adalah hidayah dari Allah tetapi model keberagamaan yang guyub seperti itu bisa membuat orang untuk tertarik dengan Islam. Nahdlatul Ulama adalah ormas Islam yang dikenal memiliki tradisi, yaitu menyebarkan Islam dengan menggunakan budaya sebagai infrastruktur.

Oleh karena itu, ia menilai apa yang dilakukan oleh NU membuat orang tertarik dengan model keberagamaannya, yaitu guyub, rukun, damai, dan menampilkan Islam yang ramah. (Muchlishon Rochmat/Alhafiz K)