::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) ::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id ::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Naik Tangga Pedang, Kader NU Kibarkan Bendera Merah Putih dan NU

Senin, 21 Agustus 2017 11:31 Daerah

Bagikan

Naik Tangga Pedang, Kader NU Kibarkan Bendera Merah Putih dan NU
Jember, NU Online
Syukuran HUT RI yang ke-72 di di lapangan Desa Rowoindah, Kecamaman Ajung, Kabupaten Jember, Sabtu (19/8) malam, agak beda dengan yang lain. Acara yang digelar oleh MWCNU Ajung bekerja sama dengan Ranting NU Rowoindah itu menampilkan atraksi yang cukup menguji nyali. Yaitu dua kader NU menaiki 11 tangga pedang untuk mengibarkan bendera. 

Sebelas pedang yang baru diasah tersebut, ditancapkan di sebuah bambu berdiri setinggi 7 meter, dengan posisi mata pedang berada di atas. Ujung pedang yang menyembul dan pangkal pedang yang tersisa itulah yang dijadikan tempat berpijak kaki.

Adegan pertama dilakukan oleh Ulin Nuha. Dengan diiringi nyanyian lagu Indonesia Raya. Ia dengan tenangnya menaiki tangga pedang itu hingga mencapai puncak, dan mengibarkan bendera merah putih.

Berikutnya, Ahmad Misbah melakukan hal serupa. Dengan diiringi bacaan shalawat NU, ia berhasil melewati 11 tangga pedang, dan mengibarkan bendera NU di puncak tangga. 

"Alhamdulillah anak-anak bisa melakukannya dengan baik. Tak ada luka sedikit pun di kakinya. Itu namanya atraksi standen," ungkap Ketua MWCNU Ajung, Gus Rahim kepada NU Online usai acara.

Sementara itu, ketua panitia, Nurhadi mengungkapkan, pengibaran bendera NU dan bendera merah putih memang dilakukan berurutan, agar masyarakat tahu bahwa kemerdekaan Indonesia tidak bisa dilepaskan dari peran NU. 

"Masyarakat harus paham bahwa NU mempunyai peran yang tidak kecil dalam memerdekaan Indonesia," jelasnya.

Atraksi standen tersebut ditampilkan saat jeda dari tausyiah yang disampaikan oleh Ketua PCNU Jember, KH Abdullah Syamsul Arifin dan dan KH Hamid Hasbullah. (Aryudi A. Razaq/Abdullah Alawi)