::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Pascasarjana Islam Nusantara Unusia Gelar Orientasi Studi Mahasiswa Baru

Jumat, 08 September 2017 02:11 Nasional

Bagikan

Pascasarjana Islam Nusantara Unusia Gelar Orientasi Studi Mahasiswa Baru
Jakarta, NU Online
Menjelang perkuliahaan tahun akademik 2017/2018, Pascasarjana Program Magister Islam Nusantara Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia (Unusia) menggelar orientasi studi, Kamis (7/9) di Gedung PBNU Jakarta.

Dalam orientasi studi itu, Pascasarjana Unusia menghadirkan Wakil Rektor III Unusia KH Mujib Qulyubi, dan dua asisten Direktur Pascasarajana Muhammad Ulinnuha serta Hamdani.

Kiai Mujib mendorong mahasiswa baru untuk menyelesaikan studi tepat waktu dua tahun alias empat semester. Kiai Mujib juga mendorong mahasiswa untuk melakukan riset tesisnya tidak hanya mengkaji tentang Indonesia

“Bisa tentang Thailand, Malaysia dan negara-negara tetangga lainnya,” ujar Kiai Mujib kepada seluruh mahasiswa Pascasarajana yang hadir memadati ruang acara.

Sebab menurut Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan ini, serpihan-serpihan Islam Nusantara baik dari sisi naskah, tradisi dan budaya negara-negara di Asia Tenggara memiliki keterkaitan dengan Indonesia.  

Sementara itu, Ulinnuha, Asdir Keuangan menyoroti soal ketepatan melakukan administrasi bagi mahasiswa reguler. Ia juga menyinggung soal komitmen untuk menggali dan mengeksplorasi khazanah Islam Nusantara yang menurutnya penting dilakukan secara bersama-sama. 

“Hanya dengan mengenali jati diri, bangsa ini bisa maju. Salah satu caranya adalah dengan kerja akademik melalui Pascasarjana Unusia.

Senada dengan Ulinnuha, Hamdani mendorong mahasiswa yang memiliki kemampuan bahasa Inggris akan diajak mengikuti berbagai riset dan konferensi-konferensi akademik baik nasional maupun internasional. 

“Tahun ini salah satu mahasiswa Pascasarjana Unusia juga ada yg mengikuti diskusi panel di AICIS, sebuah konferensi tahunan yang digelar oleh Kementerian Agama,” ujar Hamdani.

Hamdani juga menyampaikan cakupan topik penelitian Islam Nusantara itu luas. Bisa berkaitan dengan budaya/tradisi, pemikiran, gerakan, manuskrip, arsitektur, dan topik sosial keagamaan lainnya. 

Dalam penulisan akademik, mahasiswa juga harus memperhatikan penggunaan bahasa akademik dan tata cara penulisan menurut sistem yang sudah ditentukan.                        

Mahasiswa baru Pascasarjana UNU Indonesia tahun akademik 2017/2018 berjumlah 45 orang dengan komposisi 25 mahasiswa reguler dan 20 mahasiswa beasiswa kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Purwakarta. (Fathoni)