Innalillahi wainna ilahi rajiun, Mustasyar PBNU KH Ahmad Syatibi Syarwan wafat, Jumat (15/9), pukul 12.00 WIB. Lahul fatihah...::: NU Online memasuki hari lahir ke-14 pada 11 Juli 2017. Semoga tambah berkah! ::: Simak berbagai info NU Online melalui media sosial Twitter (@nu_online), Facebook (www.facebook.com/situsresminu), Instagram (@nuonline_id) :::: Kritik, saran, informasi atau artikel dapat dikirimkan kepada kami melalui email redaksi[@]nu.or.id :::: Info pemasangan iklan, hubungi email rizky[@]nu.or.id atau telepon 021-3914014 :::

Menpora Imam Nahrawi Terima Gelar Doktor Honoris Causa di UINSA

Kamis, 14 September 2017 07:29 Nasional

Bagikan

Menpora Imam Nahrawi Terima Gelar Doktor Honoris Causa di UINSA
Menpora Imam Nahrawi.
Surabaya, NU Online
Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) RI, H Imam Nahrawi, akan menerima penganugerahan gelar Doktor Honoris Causa (HC) dari Universitas Islam Negeri Sunan Ampel (UINSA) Surabaya, Jawa Timur, Kamis (14/9).

Informasi tersebut disampaikan Kepala Biro Administrasi Akademik, Kemahasiswaan, dan Kerjasama (Biro AAKK) UINSA, H Nur Arifin, saat menerima kunjungan NU Online bersama para Peneliti Puslitbang Lektur, Khazanah Keagamaan dan Manajemen Organisasi (LKKMO) Balitbang Diklat Kemenag RI di kantor Rektorat kampus tersebut, Selasa (12/9).

“Kami mengucapkan selamat kepada Pak Menpora Imam Nahrawi atas penganugerahan Doktor HC ini. Kami ikut bangga terhadap Pak Imam yang banyak melakukan inovasi-inovasi dan pengembangan pendidikan karakter kepemudaan melalui olah raga, antara lain saat ini membuahkan hasil beberapa pemain sepak bola nasional berasal dari pesantren,” kata Arifin.

Pria kelahiran Nganjuk ini berharap, terobosan tersebut diikuti para pejabat dalam menguatkan karakter. “Semoga hal ini menginspirasi banyak pemimpin nasional dalam mengembangkan inovasi pembentukan karakter pemuda melalui integrasi keilmuan umum dan agama,” ujarnya.

Menurut dia, alasan utama UINSA menganugerahi gelar tersebut untuk Menpora lantaran terobosan dan inovasinya pada pengembangan karakter pemuda. Terutama mengajak dunia pesantren aktif di ajang olah raga. “Terbukti sekarang ada anak pesantren menjadi pemain bola nasional,” tandas Mustasyar PCNU Depok Jawa Barat ini.
 
Dihubungi terpisah, Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan dan Keuangan UINSA, Hj Zumrotul Mukaffa, membenarkan agenda tersebut. Ia mengaku bangga atas kiprah tokoh muda seperti Imam Nahrawi. Kompetensinya di bidang kepemudaan dengan pendekatan agama patut diapreasiasi.

“Besok pagi, upacara pengukuhan jam 9 di gedung Sport Center & Multipurpose UINSA. Undangan di dalam ada 2000 orang. Total dengan mahasiswa di luar gedung sekitar 5000 orang,” ujarnya.

Menurut Zumrotul, penganugerahan tidak bernuansa politis. Namun lebih karena ketokohan Imam Nahrawi. “Jadi, penganugerahan ini memang diberikan kepada tokoh masyakarat. Bahwa beliau jadi Menpora itu kebetulan saja,” tukasnya.

Agenda tersebut, lanjut Zumrotul, dirangkai dengan Simposium Nasional bertema Pembangunan Karakter Pemuda Indonesia dengan pembicara kunci Menpora Imam Nahrawi. Kemudian, sorenya dilanjutkan Muktamar ke-1 Alumni UINSA. Pasalnya, Imam merupakan Ketua Umum Ikatan Alumni kampus ini. Para koordinator daerah dipastikan hadir dalam perhelatan tersebut.

“Nah, Pembukaan muktamar di Sport Center. Sidangnya di Greensa, hotel milik kampus. Para bupati alumni kampus ini juga akan rawuh (hadir). Misalnya Bupati Banyuwangi, Bupati Tuban, dan lain-lain,” ungkapnya.

Imam Nahrawi merupakan alumnus UIN (dulu IAIN) Sunan Ampel Surabaya pada 1997. Dia tercatat sebagai mahasiswa Jurusan Pendidikan Bahasa Arab pada Fakultas Tarbiyah. (Musthofa Asrori/Fathoni)